Berita

Kim Jong Un/Net

Dunia

Kim Jong Un Dan Donald Trump Bertemu Bulan Mei 2018

JUMAT, 09 MARET 2018 | 09:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah menyatakan kesediaannya untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pertemuan untuk membicarakan soal kemungkinan denuklirisasi.

Begitu kata pejabat Korea Selatan saat mengunjungi Washington D.C jelang akhir pekan ini.

"Saya mengatakan kepada Presiden Trump bahwa, dalam pertemuan kami, pemimpin Korea Utara Kim Jung-un mengatakan bahwa dia berkomitmen untuk melakukan denuklirisasi," kata Kepala Kantor Keamanan Nasional Chung Eui-yong, salah satu utusan Presiden Moon Jae-in yang melakukan kunjungan resmi ke Pyongyang awal pekan ini dan bertemu dengan Kim Jong Un untuk membuka pintu dialog dengan Amerika Serikat.


Hasil pertemuan tersebut kemudian dibawa ke Amerika Serikat untuk dirundingkan lebih lanjut.

"Kim berjanji bahwa Korea Utara akan menahan diri dari uji coba nuklir atau rudal lagi," jelasnya.

Selain itu, sambungnya, Pemimpin Korea Utara juga mengatakan bahwa dia mengerti Korea Selatan-Amerika Serikat. latihan militer gabungan reguler, yang telah ditunda sampai setelah Olimpiade Musim Dingin PyeongChang dan Paralimpiade, akan berlanjut setelah Olimpiade.

"Dan dia menyatakan keinginannya untuk bertemu Presiden Trump secepat mungkin," kata Chung.
Sebagai tanggapan atas pesan Kim Jong Un itu, Trump mengatakan bahwa dia ingin bertemu dengannya pada bulan Mei mendatang.

"Presiden Trump menghargai pengarahan tersebut dan mengatakan bahwa dia akan bertemu dengan Kim Jung-un pada bulan Mei untuk mencapai denuklirisasi permanen," tambahnya.

Chung mengatakan bahwa Korea Selatan, Amerika Serikat, Jepang dan mitra lainnya yang terlibat dalam isu Korea Utara optimis melanjutkan proses diplomatik untuk menyelesaikan masalah damai tersebut. Demikian seperti dimuat Korea Times. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya