Berita

Polisi berjaga di Wina/RT

Dunia

Polisi Buru Pelaku Penusukan Empat Warga Di Wina

KAMIS, 08 MARET 2018 | 13:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak empat orang terluka parah dalam dua serangan terpisah yang terjadi di ibukota Austria, Wina pekan ini.

Dalam kasus tersebut, salah satu penyerang, yang motifnya tetap tidak diketahui, masih dalam pelarian.

Insiden pertama terjadi di dekat Taman Prater yang terkenal di ibukota Austria sekitar pukul 19:45 waktu setempat (Rabu, 7/3) ketika seorang pria tiba-tiba menyerang keluarga dengan pisau lipat di depan restoran Jepang di Praterstrasse. Ketiga korban itu adalah pasangan dan putri remaja mereka.


"Seorang pria menyerang keluarga, ayah, ibu dan anak perempuan mereka yang berusia 17 tahun, dengan pisau. Tiga orang terluka parah dan kehidupan mereka dalam bahaya," kata seorang juru bicara polisi setempat kepada Reuters.

Penyerang tersebut meneriaki korbannya sebelum menikam mereka.

Setelah menikam keluarga Austria, pelaku langsung melarikan diri dari TKP, meneriaki dan mengancam orang-orang di sepanjang jalan.

Pihak berwenang mengerahkan sejumlah ambulans dan unit Pasukan Khusus untuk melacak tersangka. Di tengah operasi yang sedang berlangsung dan perburuan aktif, penusukan lain dilaporkan terjadi di dekatnya.

"Setengah jam kemudian terjadi lagi serangan di Praterstern," jelasnya.

"Di sini seseorang juga terluka parah dan hidup mereka dalam bahaya," tambahnya. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya