Berita

Pangeran Alwaleed/Net

Dunia

10 Miliarder Saudi "Hilang" Dari Daftar Orang Terkaya Dunia Versi Majalah Forbes

KAMIS, 08 MARET 2018 | 08:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Arab Saudi adalah rumah bagi 10 orang miliarder dunia tahun lalu versi majalah Forbes. Namun tidak untuk tahun ini.

Pihak majalah Forbes dalam keterangannya pekan ini menjelaskan bahwa pihaknya tidak memiliki akses untuk menemukan nilai kekayaan orang-orang terkaya di Saudi pasca penyelidikan korupsi besar-besaran tahun lalu di mana puluhan pangeran Saudi dan pejabat tinggi yang ditahan di hotel bintang lima karena tuduhan korupsi.

Diketahui bahwa beberapa dari mereka kemudian dibebaskan setelah menyetujui untuk menyerahkan uang tunai dan aset lainnya senilai lebih dari 100 miliar dolar AS.


"Ada seribu satu cerita tentang apa yang sebenarnya terjadi, sehingga tidak mungkin untuk mengetahui secara definitif siapa yang memberi tahu siapa kapan," kata Forbes di situsnya.

"Mengingat pasir kebenaran yang bergeser ini, kami telah memilih untuk meninggalkan semua sepuluh orang Saudi dari daftar miliarder kami tahun ini, tidak ada yang berkomentar," tambah keterangan Forbes seperti dimuat CNN.

Tokoh paling menonjol yang ditangkap tahun lalu adalah Pangeran Alwaleed bin Talal, investor global dengan saham di Citigroup (C), Twitter (TWTR) dan Apple (AAPL). Dalam daftar Forbes 2017, kekayaan bersihnya dipatok pada 18,7 miliar dolar AS.

Namun dia menjadi salah seorang yang ditahan dalam operasi anti-korupsi Saudi dan menghabiskan hampir tiga bulan di hotel Ritz-Carlton di Riyadh sebelum dibebaskan pada bulan Januari.

Saham di perusahaannya, Kingdom Holding, memperoleh lebih dari 1 miliar dolar AS nilai pada berita pembebasannya.

Masih belum jelas apakah kekayaan pribadi Pangeran Alwaleed masih utuh, atau mengalami pengurangan signifikan, karena Forbes tidak memiliki akses untuk mengetahui nilai kekayaan yang dimilikinya saat ini. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya