Berita

Foto/Kemnaker

Kemnaker Sambut Positif Hadirnya Portal Pencari Kerja

KAMIS, 08 MARET 2018 | 23:20 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyambut positif peluncuran portal dan aplikasi kerja yang memberikan kemudahan bagi para pemberi kerja dan pencari kerja  berdasarkan informasi kunci seperti gaji, keterampilan khusus dan keahlian teknis .

Inisiatif tersebut merupakan bentuk peran serta untuk menekan pengangguran dan memperluas kesempatan kerja di Indonesia.

"Kami apresiasi model portal dan aplikasi bagi pencari kerja  dengan cara mudah, murah, cepat memanfaatkan  teknologi informasi," kata Direktur Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta PKK) Kemnaker Maruli A. Hasoloan dalam acara peluncuran portal dan aplikasi pencari kerja Robs Jobs di Jakarta, Rabu (7/3).


Didampingi Direktur Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri Soes Hindarno, Maruli menambahkan adanya Robs Jobs akan menambah persaingan bursa lowongan kerja yang dimiliki oleh pemerintah.

Kata dia, persaingan bukan dalam secara negatif, tapi persaingan secara komplimen atau substitusi komplimen. Jadi saling melengkapi.

"Kami di Kemnaker juga punya portal jobs yaitu info kerja . Keberadaan portal dan aplikasi lowongan kerja bisa membantu para pencari kerja yang sering mencari pekerjaan lewat aplikasi online," kata Maruli.

Maruli mengingatkan dalam pelayanan informasi kerja, ada regulasinya, baik terhadap pencari pekerjaan, peminta pekerjaan maupun outsourcing.

Demikian pula aturan kerja bagi penempatan tenaga kerja ke dalam maupun luar negeri.

"Pemerintah sifatnya hanya membantu dunia usaha. Kita dukung semua pihak sebagai investor atau perusahaan yang create kesempatan kerja perlu kita dukung. Semoga memberikan kontribusi kepada negara,” katanya.

Menurut Maruli berdasarkan hasil survei angkatan kerja nasional bulan Agustus 2017, secara nasional jumlah angkatan kerja Indonesia sebanyak 128,06 juta orang, dengan penduduk yang bekerja sebanyak 121,02 juta orang.

Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 5,50 persen, turun 0,11 persen dibandingkan kondisi bulan Agustus 2016 sebesar 5,61 persen.

Namun demikian secara absolut terdapat kenaikan jumlah pada rahun 2016 sebanyak 7,03 juta orang, bertambah menjadi 7,04 juta orang pada Agustus 2017.

Angka tingkat penganggur terbuka menjadi indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak digunakan atau tidak terserap pasar.

Sementara CEO Robs Jobs, Rob Davies mengatakan aplikasi dan portal pencari kerja terbaru ini memiliki fitur terkini dan sebagai solusi bagi para pencari kerja di Indonesia yang selama ini sudah bersusah payah mencari pekerjaan namun tidak kunjung mendapatkan hasil.

Aplikasi dan portal-nya kata Robs  akan menguntungkan bagi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan karyawan dan menyederhanakan proses mendapatkan lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja yang memiliki keterbatasan dari segi pendidikan, ketrampilan atau geografi.

"Aplikasi dan portalnya memastikan mereka memperoleh kemudahan akses secara gratis guna meraih kehidupan yang lebih baik." [dzk]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya