Berita

Nusantara

Revitalisasi Trotoar Jalan Sudirman-M.H Thamrin Bangun Karakter Bangsa

RABU, 07 MARET 2018 | 18:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Konsep revitalisasi trotoar Jalan Sudirman dan Jalan M.H Thamrin yang baru digagas ulang oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah diumumkan.

Trotoar yang berada di sekitar stasiun Mass Rapid Transit (MRT) akan bermotif batik, tenun, anyaman, hingga ukir-ukiran. Motif yang digunakan berasal dari Sabang sampai Merauke.

Selain trotoar bermotif, nantinya juga ada area edukasi di trotoar. Tidak hanya itu, nantinya area trotoar juga akan dilengkapi dengan kios dan toilet dan tempat untuk pergelaran budaya.


Anies pun sedianya membongkar rancangan yang sudah dikonsepkan oleh Gubernur DKI Jakarta sebelumnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saifiul Hidayat.

Ada satu hal signifikan yang membuat Anies tidak menyukai rancangan awal Ahok-Djarot. Rancangan awal tidak menyediakan akses untuk motor di sepanjang Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin.

Wakil Ketua Fraksi PPP di DPRD DKI Jakarta, Rendhika D Harsono mengaku, setuju dengan gagasan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal revitalisasi trotoar Jalan Sudirman dan Jalan M.H Thamrin saat ini.

Rendhika mengungkapkan, gagasan troatoar Sudirman dan MH Thamrin saat ini secara tidak langsung dapat menunjukan estetika tata kota yang menarik bagi warga serta wisatawan asing yang berkunjung ke Jakarta.

"Konsep troatoar yang akan mengedepankan motif batik, tenun, anyaman, hingga ukiran juga dapat membangun identitas karakter bangsa. Sehingga, membangun image positif kepada para delegasi Asian Games," ujar Rendhika dalam keterangannya, Rabu (7/3).

Selain itu, lanjut Rendhika, hal-hal inovatif seperti ini juga sangat dibutuhkan oleh para stakeholder DKI ditengah hiruk pikuk ibu kota yang penuh diwarnai oleh kemacetan sehari-hari.

"Sehingga harapannya kebijakan ini dapat didukung oleh segenap masyarakat DKI Jakarta," tandasnya.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya