Berita

Stormy Daniels/Net

Dunia

Bintang Porno Gugat Trump Soal Kesepakatan Tutup Mulut

RABU, 07 MARET 2018 | 14:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

RMOL. Bintang film dewasa Amerika Serikat Stormy Daniels mengajukan tuntutan hukum terhadap Presiden Donald Trump pekan ini.

Tuntutan hukum tersebut, diajukan di Los Angeles oleh Daniels, yang nama aslinya adalah Stephanie Clifford. Dalam tuntutan itu dia menuduh bahwa pengacara Trump Michael Cohen minggu lalu mencoba untuk membungkam Daniels melalui penggunaan arbitrase yang tidak tepat dan prosedural yang berjalan tersembunyi dari pandangan publik.

Dia mengajukan tuntutan hukum terhadapnya yang menuduh bahwa kontrak nondisclosure yang dia masuki tidak sah.


Stormy Daniels mengatakan bahwa kesepakatan tersebut, yang dibuat sebelum pemilihan 2016, tidak berlaku lagi karena dia tidak menandatanganinya.

Diketahui bahwa pengacara pribadi Trump, Michael Cohen, mengkonfirmasi bulan lalu bahwa dia telah membayar sendiri 130.000 dolar AS kepada Daniels.

Tuntutan hukum tersebut juga menuduh bahwa Cohen mencoba mengintimidasi Daniels untuk diam.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah InTouch pada tahun 2011, aktris tersebut mengatakan bahwa dia memulai hubungan seksual dengan Trump pada tahun 2006, tak lama setelah istrinya Melania melahirkan anak laki-lakinya Barron.

Laporan tersebut kembali muncul pada bulan Januari ketika Wall Street Journal melaporkan bahwa dia dibayar untuk menandatangani sebuah perjanjian pengungkapan non-penyingkiran menjelang pemilihan 2016, yang mencegahnya untuk mendiskusikan soal hubungan tersebut.

Cohen mengatakan bahwa Trump dengan keras membantah adanya hubungan asmara dengan Daniels.

Tuntutan hukum tersebut merupakan langkah pertama yang diambil Daniels secara terbuka sekaligus menegaskan kemungkinan hubungan yang pernah dia jalin dengan Trump. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya