Berita

Sergei Skripal/Net

Dunia

Menlu Inggris Peringatkan Rusia Soal Serangan Misterius Mantan Agen Ganda

RABU, 07 MARET 2018 | 13:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Inggris memperingatkan bahwa Rusia akan mendapatkan tanggapan yang kuat jika terbukti berada di balik penyakit misterius yang telah menyebabkan mantan agen ganda di Inggris kritis awal pekan ini.

Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson menyebut bahwa mantan agen ganda bernama Sergei Skripal, yang pernah menjadi kolonel di dinas intelijen militer GRU Rusia, dan putrinya Yulia, ditemukan tidak sadarkan diri akhir pekan kemarin di sebuah bangku di sebuah pusat perbelanjaan di Inggris selatan.

Skripal yang berusia 66 tahun dan anak perempuannya yang berusia 33 tahun disebut terpapar dengan apa yang polisi katakan adalah zat yang tidak diketahui di kota Salisbury, Inggris.


Keduanya masih kritis dalam perawatan intensif, kata polisi.

"Kami tidak tahu persis apa yang telah terjadi di Salisbury, tapi jika itu seburuk yang terlihat, itu adalah kejahatan lain dalam litani kejahatan yang bisa kita hadapi di pintu Rusia," kata Johnson kepada parlemen Inggris seperti dimuat Reuters.

"Jelas bahwa Rusia, saya khawatir, sekarang dalam banyak hal merupakan kekuatan yang tidak wajar dan mengganggu, dan Inggris memimpin di seluruh dunia untuk mencoba melawan aktivitas itu,' sambungnya.

Johnson menyebut bahwa jika Rusia terbukti berada di balik penyakit ini maka akan sulit untuk melihat bagaimana perwakilan Inggris bisa pergi ke Piala Dunia di Rusia dengan cara yang normal.

Menanggapi hal itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan bahwa komentar Johnson sangat liar. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya