Berita

Foto/Net

Dunia

Sambut Petinggi Korsel, Kim Jong-Un Dinner 4 Jam

RABU, 07 MARET 2018 | 09:48 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dengan akrab dan hangat menyambut kehadiran delegasi dari Korea Selatan (Korsel). Pertemuan itu dihiasi dengan tawa, senyuman, jabat tangan.

 Keakraban juga ditunjukkan Kim Jong-un saat menjamu ma­kan malam 10 pejabat Korsel di Pyongyang, Senin (5/3). Acara nya tampak menyenangkan sehingga tak terasa makan malam telah ber­langsung lebih dari empat jam.

Ini merupakan pertemuan pertama antara kedua negara sejak Kim Jong-un menjabat. Pertemuan akrab ini menjadi sangat penting bagi negara di Semenanjung Korea itu.


Delegasi Korea Selatan dipimpin Kepala Keamanan Na­sional Korea Selatan Chung Eui-yong. Kepala Badan Intelijen Korea Selatan Suh Hoon juga ikut dalam pertemuan. Mereka berupaya memanfaatkan momen turunnya ketegangan setelah Olimpiade Musim Dingin 2018 di Korsel. Saat itu, kedua negara menggelar parade bersama di bawah bendera tunggal.

Pertemuan itu diharapkan dapat membawa terbitnya perundingan formal di masa depan sehingga mematahkan kebun­tuan diplomatik antara Amerika Serikat dan Korea Utara. Per­temuan dua Korea juga menjadi upaya untuk membujuk Korea Utara meninggalkan pengem­bangan senjata nuklirnya.

Pada kesempatan itu, delegasi Korsel menyampaikan surat dari Presiden Moon Jae-in yang berisi undangan agar Kim Jong Un menghadiri perundingan lanjutan.

Delegasi Korea Selatan kem­bali ke Seoul pada Selasa siang (6/3). Setelah kunjungan ini, delegasi akan berangkat ke AS untuk melaporkan hasil per­temuan dengan Korea Utara.

"Ada hasil," kata seorang pejabat senior kepresidenan Korea Selatan. "Hasilnya tidak mengecewakan. Kami yakin rin­ciannya akan diumumkan setelah utusan kembali ke Selatan."

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan siap untuk menggelar perundingan dengan Korea Utara asalkan Kim Jong Un bersedia untuk menghentikan program persen­jataan nuklirnya. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya