Berita

Gary Cohn/Net

Dunia

Trump Tetap Tingkatkan Tarif Impor Baja, Penasehat Ekonomi Gedung Putih Mundur

RABU, 07 MARET 2018 | 09:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih Gary Cohn mengatakan bahwa dia hendak mengundurkan diri dari jabatannya pada Selasa (6/3).

Langkah itu diambilnya karena pemerintah Presiden Donald Trump bersiap untuk mengenakan tarif impor baja dan aluminium.

Cohn yang merupakan seorang bankir veteran Wall Street diketahui telah menjabat sebagai penasihat ekonomi utama Presiden Trump sejak awal pemerintahannya.


"Merupakan kehormatan untuk melayani negara saya dan memberlakukan kebijakan ekonomi pro-pertumbuhan untuk menguntungkan rakyat Amerika, khususnya berlakunya reformasi pajak yang bersejarah," kata Cohn dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih.1

Diketahui bahwa Trump mengumumkan pada tanggal 1 Maret lalu bahwa Amerika Serikat berencana mengenakan tarif 25 persen untuk impor baja dan aluminium 10 persen untuk aluminium karena impor ini mengancam keamanan nasional Amerika Serikat.

Cohn telah melakukan upaya terakhir untuk menghentikan rencana tarif baru Trump pada baja dan aluminium.

Namun Trump tetap maju dengan rencana tersebut.

"Ketika kita berada di belakang di setiap negara, perang dagang tidak begitu buruk," kata Trump.

"Perang dagang menyakitkan mereka, bukan kita," tambahnya seperti dimuat Xinhua. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya