Berita

Mahfud MD/Repro

Politik

Mahfud MD akan Laporkan @RestyCayah

RABU, 07 MARET 2018 | 07:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD akan melaporkan sebuah akun Twitter yang menudingnya sebagai orang tolol tengah malam atau dinihari tadi (Rabu, 7/3).

Kelihatannya isi kicauan akun @RestyCayah itu merujuk pada pernyataan yang disampaikan Mahfud dalam sesi penutup diskusi Indonesia Lawyers Club (ILC) di TVOne.

Mahfud mengatakan, polisi sudah benar memproses kelompok "Family MCA" yang menyebarkan kabar bohong dan ujaran kebencian yang bisa merusak demokrasi di Indonesia. Mahfud juga tidak mempersoalkan istilah "Family MCA" karena pada faktanya jaringan yang ditangkap itu menggunakan nama "Family MCA".


Tentu saja, kata Mahfud, MCA disini berbeda dengan MCA yang secara umum dipahami orang sebagai pemilik akun bertanggung jawab yang kerap menyampaikan pesan agama Islam. Kata Mahfud lagi, dengan menggunakan definisi MCA umum itu, dirinya pun bisa disebut sebagai MCA karena sering juga menyampaikan pesan-pesan Islam yang universal dan positif.     

"Mahfud percaya aja pengakuan 14 org yg dita gkap ngapus berita. Haha, jadi ingat ketololan dia sat kalah polling menuduh polling twitter bisa divote oleh satu akun sekali pencet 20x sampe ribuan kali . Loe beneran Prof kan pak @mohmahfudmd?" twit @RestyCayah.

Mengomentari kicauan ini, Mahmud mengatakan dirinya akan melaporkan akun itu hari Kamis besok (8/3).

"Besok lusa saya laporkan kamu ke polisi. Ini melanggar 4 pasal dlm KUHP. Siap-siap Kamis. Kalau besok pagi saya masih ada rapat," katanya.

Pernyataan Mahfud ini didukung oleh banyak netizen di laman komentar twit itu.   

Mahfud belum menyebutkan pasal apa saja dari KUHP yang dilanggar akun @RestyCayah. Namun kelihatannya pasal-pasal itu terkait dengan ujaran kebencian, penghinaan dan sebagainya. [dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya