Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

UNICEF: Ada Penurunan Jumlah Perkawinan Anak Di Seluruh Dunia

SELASA, 06 MARET 2018 | 13:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badan anak-anak PBB, UNICEF mengklaim bahwa saat ini telah terjadi penurunan jumlah perkawinan anak di seluruh dunia.

Dimuat BBC, UNICEF memperkirakan bahwa 25 juta perkawinan anak telah dicegah dalam dekade terakhir.

Saat ini, satu dari lima gadis sekarang sudah menikah sebelum berusia 18 tahun. Angka itu menurun dibandingkan dengan empat dekade lalu.


Data UNICEF mengatakan bahwa negara-negara Asia Selatan telah melihat penurunan terbesar dalam pernikahan anak-anak.

Di India hal ini dicapai dengan pendidikan yang lebih baik untuk anak perempuan dan dengan mempublikasikan penyebab perkawinan anak-anak tersebut.

Badan tersebut mengatakan bahwa masalahnya sekarang paling parah di Afrika, namun demikian, Ethiopia telah mengurangi tingkat perkawinan anak sampai sepertiga.

Laporan tersebut mengatakan bahwa beban pernikahan anak beralih ke sub-Sahara Afrika, di mana lebih banyak kemajuan diperlukan untuk mengimbangi pertumbuhan penduduk.

Data UNICEF juga mengungkapkan bahwa hampir satu dari tiga pernikahan anak sekarang berada di sub-Sahara Afrika, dibandingkan dengan satu dari lima dekade yang lalu. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya