Berita

Cuaca dingin ekstrim di Inggris/Net

Global

Akibat Cuara Ekstrim, Inggris Kehilangan Hampir 1,4 Miliar Dolar AS Per Hari

SELASA, 06 MARET 2018 | 08:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perekonomian Inggris mengalami kerugian 1 miliar poundsterling atau setara dengan 1,4 miliar dolar AS setiap hari karena musim dingin ekstrim yang terjadi sejak beberapa saat terakhir.

Menurut sejumlah analis yang dimuat The Guardian, musim dingin ini kemungkinan akan menjadi momen cuaca paling mahal sejak 2010.

Negara ini telah terpukul keras oleh cuaca dingin ekstrim yang bertepatan dengan Badai Emma sehingga menghasilkan suhu terdingin dalam beberapa tahun.


Dampak terbesar dilaporkan terjadi di sektor konstruksi dengan total kehilangan sekitar 2,75 miliar dolar AS dalam tiga hari terburuk, karena pekerjaan terhenti total karena kondisi di bawah nol.

Layanan transportasi juga diperkirakan akan menimbulkan beberapa kerugian setelah gelombang kecelakaan di jalan, beberapa pembatalan kereta api, serta peringatan agar penduduk yang bekerja tidak meninggalkan rumah mereka karena cuaca yang membekukan.

Kerugian ini diperkirakan berdampak pada perekonomian negara.

"Ada kemungkinan bahwa cuaca buruk dapat menyebabkan pertumbuhan PDB dikurangi sebesar 0,1 poin persentase pada kuartal pertama 2018, dan mungkin 0,2 poin persentase jika cuaca buruk terus berlanjut," kata Howard Archer, penasihat ekonomi utama kelompok peramalan EY ITEM Club.

Sementara itu, penundaan pengiriman bahan baku untuk perusahaan manufaktur dilaporkan mengganggu rantai pasokan. Selain itu juga restoran, kafe, pertokoan, supermarket, bioskop dan bioskop melihat kemunduran pengunjung. Demikian seperti dilansir Russia Today. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya