Berita

Guatemala/Net

Dunia

Mengekor AS, Guatemala Segera Pindahkan Kedubes Ke Yerusalem

SENIN, 05 MARET 2018 | 08:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Guatemala akan memindahkan kedutaan besarnya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem bulan Mei mendatang.

Langkah ini diumumkan oleh Presiden Guatemala Jimmy Morales akhir pekan kemarin, atau dua hari setelah Amerika Serikat melakukan langkah serupa.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Trump karena telah memimpin. Keputusannya yang gagah berani telah mendorong kita untuk melakukan yang benar," kata Morales dalam sebuah pidato di konferensi kebijakan tahunan Komite Hubungan Masyarakat Amerika-Israel di sebuah konferensi di Washington seperti dimuat Reuters.


Guatemala merupakan satu dari sedikit negara yang mendukung keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada bulan Desember tahun lalu untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Langkah Trump membalikkan kebijakan Amerika Serikat  selama beberapa dekade dan menyita perhatian dunia.

Guatemaka sendiri merupakan salah satu negara yang mendukung langkah tersebut. DIketahui bahwa Amerika Serikat merupakan sumber bantuan penting bagi Guatemala, dan Trump telah mengancam akan memotong bantuan keuangan ke negara-negara yang mendukung resolusi PBB yang menentang keputusan Amerika Serikat itu.

Sebelum tahun 1980, Guatemala dan sejumlah negara lainnya memiliki kedutaan di Yerusalem. Namun pasca Juni 1980, sebuah undang-undang yang menyatakan bahwa Yerusalem adalah "ibukota tak terpisahkan dan abadi" menghasilkan sebuah resolusi Dewan Keamanan PBB yang meminta negara-negara yang memiliki perwakilan di Yerusalem untuk memindahkan kedutaan mereka ke Tel Aviv.

Morales mengatakan keputusannya untuk mengembalikan kedutaan Guatemala ke Yerusalem dan sekaligus membuktikan dukungan dan solidaritas Guatemala terhadap orang-orang Israel. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya