Berita

Angela Merkel/Net

Dunia

Sosial Demokrat Ikut Koalisi, Angela Merkel Amankan Masa Jabatan Keempat

SENIN, 05 MARET 2018 | 07:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kanselir Jerman Angela Merkel mengamankan masa jabatan keempatnya setelat Partai Sosial Demokrat Jerman (SPD) sepakat untuk membentuk sebuah pemerintahan "koalisi besar" dengan Serikat Demokratis Kristen konservatif (CDU), di mana Merkel bernaung.

Pengumuman ini dibuat SPD akhir pekan kemarin setelah enam bulan ketidakpastian dalam politik Jerman yang menempatkan ekonomi terbesar Eropa dalam posisi untuk menjawab tantangan reformasi Uni Eropa.

SPD mengumumkan bahwa mayoritas anggota partai telah memberi lampu hijau pada "GroKo" atau "koalisi besar" baru.


"Kami sekarang memiliki kejelasan," kata pemimpin sementara SPD Olaf Scholz saat mengumumkan keputusan partai di markas partai tersebut (Minggu, 4/3).

"SPD akan masuk ke pemerintahan," tegasnya disambut tepuk tangan anggota seperti dimuat The Guardian.

Menanggapi keputusan SPD itu, Merkel mengapresiasi dan mengatakan bahwa dia menantikan kerja sama lebih lanjut dengan koalisi yang dibentuk,

Dengan demikian, di di Jerman saat ini Alternatif kanan Deutschland (AfD) sekarang menjadi partai oposisi terbesar di parlemen yang kemungkinan akan menguji stabilitas pemerintahan baru.

Keputusan SPD ini diambil melalui proses yang rumit, mengingat setelah hasil historis yang mengecewakan pada pemilihan federal September lalu, pemimpin SPD, Martin Schulz, pada awalnya memutuskan untuk bergabung dengan Merkel di pemerintahan.

Namun, keruntuhan perundingan untuk membentuk koalisi "Jamaika" yang tidak ortodoks antara konservatif Merkel, partai Demokrat Liberal pro-bisnis dan Partai Hijau memaksa SPD untuk kembali ke meja perundingan. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya