Berita

Carles Puigdemont/Net

Global

Carles Puigdemont Mau Pimpin Catalunya Dari Pengasingan

SABTU, 03 MARET 2018 | 11:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bekas pemimpin Catalunya yang melarikan diri ke Brussel, Carles Puigdemont menyebut bahwa dia telah menghentikan usahanya untuk kembali menjadi Presiden Catalunya.

Namun demikian, dia mengutarakan keinginannya untuk memimpin sebuah pemerintahan di pengasingan dan melanjutkan perjalanannya untuk mendapatkan kemerdekaan Catalunya dari pelariannya di Belgia.

Berbicara kepada media The Guardian, sehari setelah dia mengumumkan bahwa dia mundur dari kursi kepresidenan, Puigdemont mengatakan bahwa dia akan menggunakan "Dewan Republik" yang baru untuk mengkoordinasikan dan melanjutkan usaha separatis tersebut.


"Ini seperti pemerintah di pengasingan," katanya.

"Itu tidak ada dalam bayang-bayang. Kami lebih suka bekerja di tempat bebas tanpa ancaman atau ketakutan. Ini harus bertindak tanpa masalah keadilan Spanyol atau polisi. Ini kabinet atau pemerintahan yang harus mewakili realitas politik kita," sebutnya.

"Ini akan mewakili keragaman (Catalunya). Saya akan mengajak semua pihak lain untuk ambil bagian. Dewan harus memiliki perwakilan dari masyarakat lokal dan masyarakat sipil. Kami akan beralih dari sistem pemerintahan lama untuk masyarakat ke sistem baru bersama rakyat," tambahnya.

Puigdemont mengatakan bahwa dia akan menjadi presiden dewan tersebut. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya