Berita

Politik

AHY-Airlangga Sepakat Lanjutkan Pertemuan Yang Lebih Intensif

JUMAT, 02 MARET 2018 | 16:08 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dalam kapasitasnya sebagai Komandan Satgas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat untuk Pemenangan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terus membuka komunikasi dengan elite politik.

Kamis pagi (1/3), misalnya, Direktur The Yudhoyono Institute itu berkunjung ke kediaman Ketua UmumDPP Partai Golkar Airlangga Hartarto di Jalan Widya Chandra III Nomor 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Rachland Nashidik mengatakan pertemuan AHY dengan Airlangga adalah salah satu contoh tentang potensi kepemimpinan nasional Indonesia yang segar dan kaya. Namun, apapun yang dibicarakan, dia mengingatkan publik untuk menata ekspektasi bahwa pada kenyataannya ini baru pertemuan pertama.


"Dimana pun dan dengan siapa pun, pertemuan pertama selalu berisi minum kopi dan makan gula-gula," ujar Rachland, Jumat (2/3).

Dia menjelaskan pertemuan AHY-Airlangga selanjutnya akan dilaksanakan bila waktunya sudah disepakati bersama.

Sementara itu Ketua DPP Partai Golkar Bidang Media dan Penggalangan Opini, Ace Hasan Syadzily mengatakan pertemuan AHY-Airlangga itu sebagai pertemuan silaturahmi biasa.

"Pertemuan ini merupakan pertemuan silaturahmi biasa antara AHY, sebagai Ketua Satgas Partai Demokrat dengan Ketua Umum Partai Golkar," kata Ace kepada wartawan di Jakarta.

Dalam pertemuan itu, katanya, AHY mengundang Airlangga untuk hadir dalam acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat yang akan dilaksanakan pada 10-11 Maret 2018.

Sementara itu, Anggota Fraksi Demokrat DPR RI Teuku Riefky mengakui aktivitas AHY berkaitan dengan posisinya sebagai Kogasma Partai Demokrat. Dia mengatakan masih terlalu dini membahas peluang Golkar dan Demokrat untuk membentuk koalisi di Pemilu 2019.

Riefky yang ikut hadir menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Airlangga menyambut positif niat AHY untuk membangun komunikasi politik. Bahkan, keduanya sepakat melanjutkannya dengan pertemuan yang lebih intensif.

Di sisi lain, Sekretaris Departemen Dalam Negeri DPP Partai Demokrat, Abdullah Rasyid berpandangan komunikasi yang terbangun dengan Airlangga menunjukkan bahwa AHY benar-benar diperhitungkan dalam kancah politik nasional. Terlebih sebelumnya, AHY juga berhasil meretas komunikasi dengan PDIP melalui Prananda Prabowo, putra Megawati Soekarnoputri.

"Ini menunjukkan Mas AHY benar-benar diperhitungkan, yang diikuti terus meningkatnya popularitas dan elektabilitas dari berbagai survei," pungkas Rasyid. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya