Berita

Politik

Saat Zulkifli Hasan Dengarkan Curhat Mahasiswa Pimpinan BEM

KAMIS, 01 MARET 2018 | 18:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua MPR Zulkifli Hasan punya cara unik saat bertemu Pimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari beberapa kampus PTN dan PTS di Indonesia di MPR, Kamis (1/3).

Alih-alih menyampaikan materi kebangsaan, Zulkifli Hasan justru memilih mendengarkan aspirasi, orasi, curhat dan bahkan kritik pimpinan BEM terhadap kondisi bangsa.

"MPR ini rumah rakyat, rumah besar untuk seluruh rakyat Indonesia. Di rumah rakyat ini, saya justru ingin dengarkan saran, kritik, masukan dan mungkin curhat rekan rekan tentang masalah kebangsaan," kata Zulhasan


Kesempatan pertama diberikan pada Presiden Mahasiswa BEM KM UGM Oded Kresna. Ia menyampaikan pentingnya Pancasila sebagai Ideologi kolektif, bukan ideologi sekelompok orang semata.

"Pancasila jangan diklaim untuk sekelompok orang, tapi ideologi kita semua. Mulai dari Nelayan, Petani kita semua adalah Pancasila," katanya.

Kesempatan selanjutnya diberikan pada perwakilan Dewan Mahasiswa UIN Jakarta Ahmad Nabil. Ia tegaskan pentingnya kemandirian pangan.

"Negeri kaya ini harusnya berdiri di atas kakinya sendiri. Soal pangan jangan lagi ada impor beras ketika petani kita justru sedang panen. Sebagai Ketua MPR, kami minta Pak Zul suarakan ini pada pemerintah," ucap dia.

Perwakilan BEM UI Idmand Perdina menegaskan penolakannya terhadap UU MD3 yang membuat DPR menjadi anti kritik. "Sebagai wakil rakyat, DPR seharusnya terbuka dan mau memperbaiki diri dengan kritik," tegas Idmand

Zulhasan menyampaikan terima kasih untuk semua masukan dan siap berlapang dada terhadap kritik dari mahasiswa

"Melihat kritik, analisa dan semangat temen temen mahasiswa saya optimis masa depan Indonesia bisa jauh lebih baik. Merdeka, Hidup Mahasiswa!" tutupnya.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya