Berita

Jared Kushner/Net

Dunia

Menantu Trump Kehilangan Akses Ke Keamanan Tingkat Tinggi AS

RABU, 28 FEBRUARI 2018 | 07:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menantu Presiden Amerika Serikat Jared Kushner dikabarkan kehilangan izin keamanan tingkat tinggi.

Menurut sumber anonim awal pekan ini yang dimuat sejumlah media, seperti BBC dan AFP, menyebut bahwa Kushner yang juga adalah penasihat senior Gedung Putih itu telah kehilangan akses ke rahasia Amerika yang paling terlindungi.

Belum jelas apa alasan hilangnya akses rahasia tersebut dan belum ada pihak yang mengkonfirmasi atau membantah kabar tersebut. Namun keputusan tersebut tidak akan berdampak pada peran Kushner.


Kushner hanya kehilangan akses pada informasi terpadu, rahasia, sensitif dan komprehensif soal Amerika Serikat. Hal itu menimbulkan keraguan serius tentang kemampuannya menjadi seorang "powerbroker" di dalam Gedung Putih dan untuk menegosiasikan perdamaian Timur Tengah.

Kushner sendiri diketahui telah menjadi tokoh terkemuka dalam upaya untuk mencapai kesepakatan damai antara Israel dan Palestina. Dia juga merupakan pendukung kuat dukungan intensif Washington untuk pemerintah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Mantan juru runding AS Aaron David Miller, Kushner sekarang berisiko kehilangan "kredibilitas" dengan lawan bicara di Timur Tengah.

"Mereka tahu Anda tidak bisa membaca tentang mereka," katanya seperti dimuat AFP.

"Anda mungkin tidak tahu apa yang tidak Anda ketahui," sambungnya.

Pengacara Kushner sebelumnya mengakui bahwa dia belum menyelesaikan prosedur pembersihan formal, meskipun dilaporkan mendapatkan akses ke materi paling rahasia yang terkandung dalam briefing harian presiden. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya