Berita

AHY/Net

Politik

PILPRES 2019

Pangkat Cuma Mayor Dan Di Bawah Bayang-bayang SBY, Kelemahan AHY

SELASA, 27 FEBRUARI 2018 | 12:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Masih agak sulit bagi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk mencatatkan dirinya sebagai salah satu kandidat presiden atau wakil presiden pada Pilpres 2019.

Sebesar apapun upaya AHY mendongkrak popularritas dan elektabilitas dirinya lewat safari politik, hasilnya tidak begitu signifikan.

Begitu yang dapat disimpulkan dari pernyataan analis politik dari Labor Institute Indonesia Andy William Sinaga kepada redaksi sesaat lalu, Selasa (27/2).


Andy mengatakan, muda dan latar belakang pendidikan akademis AHY cukup mumpuni sebagai capres atau cawapres, tapi ada hal yang menjadi kelemahan AHY.

Kelemahan AHY itu adalah pangkat yang disandangnya sebagi purnawirawan TNI yang hanya Mayor.

"Dan (AHY) dianggap masih berada di bawah bayang-bayang Susilo Bambang Yudhoyono sang ayah yang merupakan ketua umum Partai Demokrat," sebut Andy.

PDI-P membuka komunikasi dengan Partai Demokrat setelah memutuskan mengusung petahana Presdien Joko Widodo pada Pilpres 2019.

Sebelumnya, Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pemilukada 2018 dan Pilpres 2019 Partai Demokrat AHY menyampaikan keinginanya bertemu Ketua Umum PDI-P Megawati Soekanoputri untuk melakukan dialog. Hal itu disampaikan putra SBY itu ketika pengundian nomor urut partai oleh KPU.

Menjawab permintaan AHY, Megawati  menugaskan Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto dan kader muda PDI-P Prananda Prabowo untuk berkomunikasi dengan AHY. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya