Berita

Dunia

Kanselir Jerman Dapat Dukungan Partai Untuk Koalisi Dengan SPD

SELASA, 27 FEBRUARI 2018 | 11:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Angela Merkel memperkuat masa jabatannya ke-empat sebagai Kanselir Jerman dengan mendapatkan dukungan partainya, Persatuan Demokrat Kristen (CDU) untuk kesepakatan koalisi dengan Demokrat Sosial (SPD).

Dalam sebuah konferensi partai khusus awal pekan ini, Merkel mendapatkan sambutan tepuk tangan setelah pidatonya hampir satu jam di mana dia meminta solidaritas dan permulaan baru, dan memeriksa alasan hasil pemilihan umum CDU yang paling buruk sejak 1949.

Para delegasi dalam konferensi partai juga memilih untuk menentukan apakah akan mendukung CDU melakukan Koalisi dengan SPD atau tidak. 975 delegasi memilih mendukung dan 27 menolak untuk mendukung kesepakatan koalisi besar yang dibentuk bulan lalu.


Sebelum pemilihan, Merkel telah meminta delegasi untuk mengakui kebutuhan mendesak untuk membuka jalan bagi pemerintahan yang stabil dan mampu, lima bulan sejak pemilihan umum.

Dalam kesempatan tersebut, Merkel juga memperkenalkan pilihannya pada anggota kabinet baru, yang menunjukkan tim wanita yang ebih muda.

Merkel mengejutkan pengkritiknya dengan menunjuk Jens Spahn, salah satu kritikusnya yang paling terang-terangan, ke dalam kabinetnya. Keputusannya untuk membawa Spahn yang dipandang sebagai anggota kebinet termuda yakni 37 tahun dipandang sebagai langkah taktis. Demikian seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya