Berita

Ilustrasi/Net

Global

Kurangi Polusi Udara, Transportasi Umum Di Ibukota Segera Digratiskan

SELASA, 27 FEBRUARI 2018 | 11:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah ibukota Belgia, Brussel segera menggratiskan sistem transportasi umum dan sepeda bagi warganya dalam waktu dekat ini sebagai bagian dari upaya menurunkan tingkat polusi dan memenuhi arahan kualitas udara Uni Eropa.

Setelah dua hari berturut-turut tingkat partikel tinggi (PM) yang didefinisikan sebagai melebihi rata-rata 51-70 mikrogram per meter kubik, Brussel memutuskan bahwa transportasi umum yakni bus dan metro harus dibebasbiayakan bagi masyarakat.

Batas kecepatan untuk mobil juga akan dipotong sekitar sepertiga dan pembakaran kayu untuk kompor akan dilarang di bawah undang-undang.


Pejabat setempat mengatakan mereka berharap untuk mulai memberlakukan hal itu musim panas ini.

Menteri Mobilitas Brussels Pascal Smet mengatakan bahwa tindakan tersebut akan memperbaiki pajak dan merencanakan manfaat yang telah menguntungkan 350.000 penumpang harian kota tersebut selama beberapa dekade.

"Kita perlu menciptakan ruang publik yang berkualitas," katanya kepada The Guardian.

"Penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak ruang yang Anda berikan ke mobil, semakin banyak mobil yang Anda tarik. Memang, kota yang paling ramah mobil juga yang paling padat. Dengan memberi ruang bagi pejalan kaki dan pesepeda, kota bisa menciptakan tempat-tempat di mana orang bertemu dan terhubung," sambungnya.

Bulan lalu, Brussels mengambil langkah untuk mengatasi masalah tersebut dengan strategi zona emisi rendah yang akan semakin melarang mobil yang paling berpolusi dari jalanannya. Seluruh bus kota pun akan diisi dengan tenaga listrik ada 2030 mendatang.

Sementara itu, penduduk kota akan dapat memeriksa tingkat PM di aplikasi telepon atau situs web real-time untuk melihat kapan batas polusi dilanggar. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya