Berita

Rusia/Net

Dunia

Rusia Veto Resolusi Dewan Keamanan PBB Yang Memberatkan Iran

SELASA, 27 FEBRUARI 2018 | 09:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia pada Senin (26/2) memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyebut bahwa Iran gagal mencegah senjatanya jatuh ke tangan kelompok Houthi Yaman.

Veto Rusia merupakan kekalahan bagi Amerika Serikat, yang telah melakukan lobi selama berbulan-bulan agar Iran dapat dimintai pertanggungjawaban di PBB.

Resolusi itu sendiri dirancang oleh Inggris dengan berkonsultasi dengan Amerika Serikat dan Prancis yang pada awalnya ingin mengutuk Iran karena telah melanggar embargo senjata terhadap para pemimpin Houthi dan termasuk sebuah komitmen dewan untuk mengambil tindakan atasnya.


Draf Inggris terbaru menjatuhkan kecaman tersebut dan sebaliknya menyatakan kekhawatiran bahwa pakar PBB yang memantau sanksi tersebut melaporkan bahwa Iran telah melanggar embargo senjata yang ditargetkan dengan tidak menghentikan rudal dan kendaraan udara tak berawak yang mencapai wilayah Houthi.

Resolusi yang dirancang oleh Inggris tersebut mendapat 11 suara dan veto Rusia serta dua abstain. Resolusi Dewan Keamanan membutuhkan sembilan suara yang mendukung dan tidak ada veto dar Rusia, China, Amerika Serikat, Prancis atau Inggris yang memiliki suara tetap.

Diketahui bahwa sebuah koalisi pimpinan-Saudi melakukan intervensi di Yaman pada tahun 2015, mendukung pasukan pemerintah yang memerangi pemberontak Syiah Iran-bersekutu. Iran membantah memasok senjata Houthi. [mel]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya