Berita

Donald Trump Jr./Reuters

Dunia

Putra Donald Trump Batal Beri Pidato Soal Kebijakan Ekonomi Di India

SABTU, 24 FEBRUARI 2018 | 13:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Putra tertua Presiden Amerika Serikat Donald Trump yakni Donald Trump Jr batal memberikan pidato untuk urusan luar negeri dalam kunjungannya ke India (Jumat, 23/3).

Pembatalan itu dilakukan setelah pakar etika mengatakan bahwa Trump Jr harus menghindari berbicara soal masalah kebijakan, mengingat dia adalah warga negara biasa dan bukan pejabat resmi negara.

Trump Jr sendiri diketahui melakukan tur ke India untuk mempromosikan proyek real estat di beberapa kota, namun kelompok pengawas etika di Amerika Serikat mengatakan ada kemungkinan konflik kepentingan dalam mendorong nama merek Trump saat ayahnya berada di Gedung Putih.


Trump Jr semula dijadwalkan untuk berpidato mengenai topik "Membentuk Kembali Indo-Pasifik, Era Baru Kerjasama" dalam kunjungannya di India. Namun beberapa jam sebelum konferensi dimulai, konsep diubah menjadi percakapan soal bisnisnya dan menghindari pembahasan soal kebijakan ekonomi dan bisnis di India.

"Saya di sini untuk urusan bisnis, saya tidak mewakili siapa pun," katanya pada konferensi yang diselenggarakan oleh Economic Times, sebuah surat kabar terkemuka, dan Yes Bank seperti dimuat Reuters.

Trump Jr berbicara sebelum Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan pidato utama untuk mempersiapkan India ke depan untuk mengumpulkan para pemimpin bisnis dari India dan luar negeri.

Trump Jr mengatakan bahwa dia telah datang ke India selama lebih dari satu dekade untuk membangun bisnis untuk The Trump Organization yang kini dia pimpin setelah sang ayah duduk di kursi nomor satu Amerika Serikat. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya