Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kedubes AS Segera Dibuka Di Yerusalem, Bukti Tekad Trump Langgar Hukum Internasional

SABTU, 24 FEBRUARI 2018 | 12:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Warga Palestina bereaksi marah atas laporan media terbaru yang menyebut bahwa Amerika Serikat akan memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem dalam beberapa bulan.

Langkah ini jelasdapat menghancurkan prospek solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina.

Bentrokan meletus di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki pada hari Jumat (23/2) pasca kabar tersebut beredar. Mereka melawan sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Yerusalem.


Warga Palestina mengklaim Yerusalem Timur yang diduduki oleh Israel pada tahun 1967 dan kemudian dianeksasi, sebagai ibukota sebuah negara masa depan.

Saeb Erekat, juru runding utama Palestina dalam perundingan damai yang telah membeku sejak tahun 2014, mengatakan bahwa langkah Amerika Serikat tersebut menunjukkan tekad untuk melanggar hukum internasional, menghancurkan solusi dua negara dan memprovokasi perasaan rakyat Palestina dan juga semua orang Arab, Muslim dan Kristen di seluruh dunia.

"Trump dan timnya telah mendiskualifikasi Amerika Serikat dari menjadi bagian dari solusi antara orang Israel dan Palestina. Sebaliknya, dunia sekarang melihat bahwa mereka adalah bagian dari masalah," kata  Erekat, yang juga sekretaris jenderal Organisasi Pembebasan Palestina seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya