Berita

Kabin armada Qatar Airways Terbaru/Daily Mail

Global

Qatar Airlines Terapkan Teknologi Anti-Jet Lag Di Armada Terbarunya

SABTU, 24 FEBRUARI 2018 | 12:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Maskapai penerbangan Qatar Airways memiliki cara baru untuk membantu penumpang menghindari jet lag akibat penerbangan yang panjang.

Maskapai ini merilis desai pesawat terbaru yang akan digunakannya, yakni A350-1000 yang mereka klaim sebagai pesawat paling nyaman namun untuk perjalanan jarak jauh.

Pesawat yang akan melayani penerbangan perdanannya antara Doha dan London itu hadir dengan teknologi "anti-jet lag".


Teknologi yang dimaksud adalah penempatan jutaan lampu LED anti-jet lag ambient di kabinnya, filter kelas rumah sakit dengan seluruh udara kabin diperbarui setiap dua atau tiga menit dan memiliki "ketinggian kabin" terendah di pasaran, yakni 6.000 kaki.

Menurut para penelitik, gejala jet lag muncul pada ketinggian 6.500 kaki, dengan jantung dan paru-paru harus bekerja lembur untuk memasok oksigen ke organ tubuh, yang berakibat pada rasa lelah dan sesak napas.


Airbus juga mengklaim bahwa A350-1000 adalah kabin kembar-lorong paling tenang di langit.

Teknologi semacam ini akan tersedia bagi semua kelas, termasuk kelas ekonomi. Penumpang ekonomi juga bisa menikmati tempat sampah overhead yang lebih besar, langit-langit yang lebih tinggi dan setiap tempat duduk di jendela memiliki jendela yang sebenarnya.

Dimuat Daily Mail, pabrikan menambahkan bahwa pesawat juga memiliki konektivitas terpadu dan sistem hiburan in-flight generasi terbaru.

Semua fitur ini harus membuat perjalanan kelas ekonomi jarak jauh, menjadi lebih nyaman. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya