Berita

Lalla Meryem/RMOL

Dunia

Putri Lalla Meryem Terus Perjuangkan Hak Perempuan Dan Anak Maroko

JUMAT, 23 FEBRUARI 2018 | 22:17 WIB | LAPORAN:

Putri pertama Raja Hassan II Maroko, Putri HRH Lalla Meryem memimpin upacara penutupan pertemuan observatorium nasional bertema "Women & Children in Precarious Situations" yang diselenggarakan oleh Serikat Nasional Perempuan Maroko di Rabat.

Menurut Koordinator Nasional Initiative for Human Development (INDH), gubernur Nadira El Guermai, situasi genting atau tidak menentu yang dimaksudkan bagi wanita dan anak dapat didefinisikan sebagai situasi dimana terjadinya pengecualian atau marginalisasi yang disebabkan oleh perampasan hak ekonomi dan sosial didalamnya.

"Untuk mengatasi hal tersebut, Maroko telah membuat beberapa program untuk mempromosikan wanita dan anak tersebut. Selain meningkatkan taraf hidup, Maroko juga menfasilitasi wanita dan anak dengan membuat perlindungan khusus dari segala bentuk kriminal dan perbuatan negatif," kata El Guermai melalui keterangan tertulis kepada redaksi, Jumat (23/2).


Dari pengalaman dan data yang sudah berhasil dikaji INDH sejak tahun 2005 lalu, El Guermai mengatakan program-program yang sudah berjalan akan terus dievaluasi seiring bertambahnya populasi wanita dan anak dan juga mutasi sosial yang terjadi di Maroko. Program tersebut kata dia juga akan menunjang tata pemerintahan Maroko yang lebih baik.

Sementara itu, Kepala Komisi Perencanaan Tertinggi Maroko, Ahmed Lahlimi Alami menggarisbawahi Kerajaan Maroko sejauh ini telah berhasil mengurangi fenomena kemiskinan dan angka kondisi genting bagi wanita dan anak tersebut baik di pedesaan maupun perkotaan.

Amina Oufroukhi, seorang hakim dan pejabat di kantor kejaksaan Maroko mengatakan gadis-gadis muda Maroko harus diubah pola pikir dan kesadarannya bahwa sekolah adalah tempat alami bagi gadis muda untuk berkembang. Sementara itu, Mohamed Hourani, anggota dewan ekonomi, sosial dan lingkungan Maroko, mempresentasikan peta jalan untuk memerangi situasi genting bagi wanita dan anak berdasarkan empat garis besar yaitu pengetahuan, tata kelola, kebijakan hukum dan elaborasi kebijakan.

"Peta jalan ini untuk memperkuat pencegahan digitalisasi, ekonomi hijau, ekonomi melingkar dan energi terbarukan," kata Hourani.

Di penghujung upacara yang digelar pada Rabu (21/2) lalu itu, HRH Putri Lalla Meryem berfoto bersama anak-anak yang mewakili beberapa asosiasi. Putri HRH Lalla Maryem sudah aktif memperjuangkan perempuan dan anak-anak selama 30 tahun terakhir melalui kepemimpinan serikat pekerja wanita Maroko dan observatorium nasional untuk hak anak-anak. [san]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya