Berita

Sukur Nababan (paling kiri)/Net

Politik

Lima Strategi Menangkan Pilkada Dan Pilpres Dibahas Rakernas PDIP

JUMAT, 23 FEBRUARI 2018 | 20:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Ada lima strategi yang dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDI Perjuangan di Hotel Grand Inna Bali Beach yang dilaksanakan secara tertutup. Terutama dalam ‎menghadapi pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019.

"‎Rakernas ketiga ini sangat strategis sekali bagi kami sebagai parpol. Ini jadi konsolidasi terakhir internal kami, sebelum kami menghadapi Pilkada dan Pilpres 2019," kata Ketua Panitia Pengarah Rakernas, Sukur Nababan, dalam konferensi pers di Sanur, Jumat (23/2).

Semua isi Rakernas memang menjadi konsumsi internal. Karena ada berbagai sesi yang disiapkan dengan tujuan menyatukan hati serta pikiran seluruh kader yang hadir. Utamanya juga, karena mereka semua nantinya akan menyusun bersama strategi pemenangan.


Sukur memaparkan, ada lima strategi pemenangan yang akan dibahas. Pertama, strategi PDI Perjuangan memenangkan seluruh agenda politik 2018 dan 2019.‎ Kedua, bagaimana PDI Perjuangan menyiapkan penugasan kader untuk maju sebagai calon anggota legislatif di Pemilu 2019.

Ketiga, bagaimana cara PDI Perjuangan menjaga suara dan melakukan advokasi hukum. "Sehingga seluruh kader memahami hal tersebut," imbuhnya.

Keempat, menyiapkan pola dan program yang berkesinambungan dalam pemerintahan Indonesia ke depan sehingga visi bernegara dengan Trisakti bisa tercapai.

Kelima, perencanaan perayaan Bulan Bung Karno yang akan dirayakan bersama dengan Rakyat. Sehinga kedekatan PDIP dengan rakyat bisa bersama-sama diimplementasikan.

"Ada 5 materi yang konsumsi internal," demikian Sukur Nababan.[dem]

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya