Berita

Imam Nahrawi/Kemenpora

Olahraga

Menpora Surati Presiden OCA, Memprotes Keputusan Federasi Angkat Berat Asia

JUMAT, 23 FEBRUARI 2018 | 08:27 WIB | LAPORAN:

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi secara resmi telah mengirimkan surat kepada Presiden Olympic Council of Asia (OCA), Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah, yang isinya meminta pimpinan tertinggi komite olahraga negara-negara di Asia itu untuk menolak Keputusan Presiden Federasi Angkat Berat Asia, untuk meniadakan nomor tanding 62 kg pada Asian Games 2018.

Sebelumnya melalui pengambilan suara yang dilakukan oleh Komite Teknis AWF dan Anggota Eksekutif Federasi Angkat Berat Asia, mayoritas menyepakati penghapusan nomor tanding kelas 62 kg melalui surat yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Federasi Angkat Berat Internasional, Mr.Attila Adamfi, pada 11 Februari 2018 lalu.

Dalam suratnya Menpora menyebutkan salah satu pertimbangan untuk menolak Keputusan Federasi Angkat Berat Asia itu karena pada saat Rapat Koordinasi Komite Olimpiade Asia yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 14 Januari 2018 lalu, tidak membahas hal yang berkaitan dengan penambahan atau pengurangan perubahan nomor tanding pada Asian Games 2018.


Lebih lanjut dalam suratnya sebagaimana rilis Biro Humas dan Hukum Kemenpora, Imam Nahrawi mengatakan akan sangat menghargai apabila Presiden OCA dapat mempertimbangkan untuk tetap memasukkan nomor tanding 62 kg Angkat Berat pada Asian Games 2018 nanti.

Jika nomor tanding 62 kg pada cabang olahraga angkat berat dihapus, maka akan menjadi pukulan telak bagi kontingen Indonesia. Pasalnya, di nomor tanding itu Indonesia menargetkan medali emas melalui Eko Yuli Irawan. Atlet asal Lampung itu adalah peraih medali perak pada Olimpiade di Rio de Janeiro 2016 lalu dan menjadi lifter terkuat yang dimiliki Indonesia saat ini di kelas 62 kg.

Surat penolakan Menpora ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mewujudkan sukses prestasi yang dicanangkan oleh pemerintah dalam Asian Games 2018, terlebih nomor tanding yang diusulkan adalah nomor tanding yang potensial untuk memperoleh medali emas bagi Indonesia dalam Asian Games 2018.[wid]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya