Berita

Siti Aisyah/CNA

Dunia

Siti Aisyah Pernah Latihan Di Kamboja Sebelum "Prank" Pembunuhan Kim Jong Nam

JUMAT, 23 FEBRUARI 2018 | 07:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Wanita asal Indonesia yang dituduh membunuh saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yakni Kim Jong Nam di bandara Malaysia tahun lalu diketahui pernah mengunjungi Kamboja untuk mengambil bagian dalam dalam apa yang dia yakini sebagai pranks atau lelucon untuk sebuah acara TV dengan agen-agen yang diduga berasal dari Korea Utara.

Fakta itu terungkap di persidangan yang digelar di Pengadilan Tinggi di Shah Alam, Malaysia (Kamis, 22/2).

Pengadilan Tinggi di Shah Alam sebelumnya mendengar bahwa Siti Aisyah ditawari uang oleh Ri Ji U, seorang warga Korea Utara yang berpura-pura menjadi warga negara Jepang dengan nama "James", untuk melaksanakan apa yang dia katakan adalah lelucon praktis untuk acara TV di pusat perbelanjaan, hotel dan bandara.


Aisyah diketahui pergi ke Phnom Penh pada tanggal 21 Januari tahun lalu di mana dia bertemu dengan "James" dan seorang agen Korea Utara lainnya yang bernama Hong Song Hac, yang dikenal dengan nama samaran "Mr Chang", di bandara ibu kota Kamboja.

Pengacara Aisyah Gooi Soon Seng mengatakan di dalam persidangan bahwa lelucon itu mengharuskan Aisyah dan seorang wanita Vietnam Doan Thi Huong untuk menyelinap di belakang orang dan mengolesi wajah mereka dengan lotion. Bahkan Aisyah melakukan latihan untuk "prank" tersebut.

Kepala polisi Wan Azirul Nizam Che Wan Aziz mengatakan bahwa Aisyah melakukan tiga lelucon itu bandara, dimana dia dibayar 600 dolar AS.

Sekembalinya ke Malaysia, dia melakukan empat lelucon lagi di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada awal Februari.

Bahkan pada tanggal 7 Februari tahun lalu, Aisyah sempat menulis status di Facebook yang mengatakan bahwa itu adalah hari terakhirnya "syuting".

"Hari terakhir syuting, mudah-mudahan saya akan mendapatkan kepercayaan mereka dan kontrak saya akan diperpanjang," tulis Aisyah pada saat itu.

Gooi mengatakan kepada pengadilan bahwa hal tersebut adalah bukti bahwa Aisyah tidak bersalah dan mengira bahwa apa yang dilakukannya adalah lelucon belaka.

"Dia bangga menjadi aktor, dia ditipu untuk melakukan pranks," kata Gooi seperti dimuat Channel News Asia. [mel]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya