Berita

Prabowo-Anies/Net

Politik

Prabowo-Anies Lebih Menarik Ketimbang JK-Anies

JUMAT, 23 FEBRUARI 2018 | 04:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wacana menduetkan Jusuf Kalla dengan Anies Baswedan pada Pilpres 2019 sah-sah saja meski peluangnya tipis. JK adalah Wakil Presiden sementara Anies adalah Gubernur Jakarta.

Pemerhati politik sekaligus Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra pesimis JK-Anies bakal bisa mengalahkan petahana Presiden Joko Widodo.

"Ini mengingatkan kita pada 2009, JK sebagai Wapres maju Capres bersama Wiranto melawan SBY-Boediono," kata Iwel kepada redaksi, Jumat (23/2).


Dia menilai posisi JK sebagai Wapres belum terlalu kuat untuk melawan Jokowi, meski JK dipasangkan dengan siapa pun termasuk dengan Anies.

"(Elektabilitas) Anies memang semakin naik, tapi jadi cawapres JK tidak terlalu banyak kontribusinya," analisa Iwel.

Malah, lanjut dia, lebih menarik jika Anies dipasangkan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Alasannya, Prabowo adalah pesaing yang selalu dikait-kaitkan dengan Jokowi. Prabowo butuh pendamping kuat yang bisa kalahkan Jokowi.

"Prabowo punya tabungan di 2014, ditambah Anies punya simpatisan yang banyak. Ini saya kira menarik," sebut Iwel.

Prabowo-Anies juga berpeluang besar merebut suara yang masih mengambang alias swing voters, suara yang disebut-sebut akan jadi penentu.

"Kalau JK-Anies, swing voters berpikir JK bagian dari Jokowi. Apalagi semala di pemerintahan Jokowi, JK tidak menonjol," demikian Iwel Sastra. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya