Berita

Karikatur yang mengejek Najib Razak/BBC

Dunia

Buat Karikatur Najib Razak Seperti Badut, Seniman Ini Dibui

RABU, 21 FEBRUARI 2018 | 06:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang seniman dan aktivis Malaysia didenda dan dipenjara karena membuat karikatur yang mengejek Perdana Menteri Najib Razak.

Dia adalah Fahmi Reza. Dia membuat karikatur Najib dengan gambar dan membuatnya seperti menggunakan riasan badut.

Di sebuah pengadilan di kota utara Ipoh awal pekan ini, seniman itu dijatuhi hukumanpenjara selama sebulan dan didenda 30.000 ringgit.


Dimuat BBC, dia dinyatakan bersalah melanggar undang-undang yang melarang penyebaran konten online dianggap menyinggung, dan menghadapi tuntutan serupa kedua di pengadilan lain.

Fahmi ditangkap pada 2016 di samping aktivis dan pemimpin oposisi lainnya. Mereka adalah bagian dari orang-orang yang memprotes penanganan Najib terhadap skandal pencucian uang multi-miliar dolar yang melibatkan dana negara yang merupakan gagasannya. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya