Berita

Foto/Net

Nusantara

PILGUB JABAR

TB Hasanuddin Siap Kawal Kebijakan Presiden Jokowi Soal Guru Honorer

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 | 10:55 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kebijakan Presiden Joko Widodo yang akan mengangkat guru honorer menjadi CPNS menjadi perhatian Cagub Jawa Barat nomor urut 2 TB. Hasanuddin atau yang akrab disapa Kang Hasan. Ia mengaku akan mengawal kebijakan tersebut dan siap merealisasikannya untuk guru honorer yang di Jawa Barat.

"Saya sangat memperhatikan tentang guru honorer dengan sungguh-sungguh, dan terkait kebijakan Pak Jokowi saya akan kawal hingga sampai kepada seluruh guru honorer di Jawa Barat," Ungkapnya saat menerima perwakilan guru-guru honorer dan madrasah, se-kota Depok, di Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok, Kamis (15/2)

Kang Hasan menambahkan, dirinya sudah mempelajari berbagai situasi yang dihadapi oleh guru honerer yang ada di Jawa Barat. Kang Hasan menilai pengangkatan guru honorer harus adil dan terbuka sesuai masa pengabdian guru honorer tersebut.


"Pengawasan terhadap data Guru Honorer harus ditingkatkan dan harus terbuka, sehingga tidak ada guru honorer yang tiba-tiba dan harus sesuai data agar fair dan alangkah lebih bain yang senior didahulukan" ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Guru Honorer se-Kota Depok Jujun Rosadi mengaku bahagia karena bisa menyampaikan aspirasi guru honorer kepada calon pemimpin Jawa Barat secara langsung. Menurutnya, Kang Hasan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap nasib para guru honorer di Jawa Barat.

"Ini pertama kalinya saya bertemu dengan Kang Hasan, tapi empati beliau sudah terlihat, dan mempunyai kepedulian terhadap guru honorer," ujarnya.

Jujun berharap, Kang Hasan mampu merealisasikan seluruh aspirasi yang telah disampaikan. Diantaranya, terkait Surat Keputusan (SK) Penugasan yang mampu menguatkan posisi mereka sebagai guru honorer. Sehingga, mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh guru honorer di Jawa Barat.

"Harapannya, semoga beliau amanah sekaligus menyalurkan aspirasi dan kami Guru Honorer sejahtera melaui kebijakan beliau," ungkapnya. [rus]

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya