Berita

Foto/Kemnaker

Lipesia Momen Bangkitnya Bibit Sepakbola Dari Pekerja

RABU, 14 FEBRUARI 2018 | 23:37 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Liga Pekerja Indonesia (Lipesia) zona Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) resmi bergulir. Lipesia zona ini melengkapi zona provinsi lain yang terlebih dulu telah bergulir untuk memperebukan Piala Presiden Joko Widodo.

Lipesia merupakan momen penting bangkitnya kembali sepakbola pekerja/buruh yang telah lama vakum.

Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri saat membuka Lipesia di Stadion Sport Center, Polewali Mandar, Rabu (14/2).


"Momen memberikan harapan bagi atlit sepakbola untuk tetap berkarir dan berkarya dalam industri sepakbola,” katanya.
 
Hadir dalam inisiator Lipesia Muhamin Iskandar mantan Menakertrans , Sekda Provinsi Sulawesi Barat, Bupati Polman, Kadisnaker Prov. Sulawesi Barat dan Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker Haiyani Rumondang.

Menurut Hanif, penyelenggaraan Lipesia terinspirasi dari Galakarya yang pernah populer pada era 1970-an dan 1980-an.

Galakarya saat itu banyak melahirkan pemain-pemain sepak bola yang ikut memperkuat tim nasional seperti Ronny Pattinasarani, Rully Nere, Anjas Asmara dan Andi Lala.

Menteri Hanif pun berharap, penyelenggaraan Lipesia tidak hanya menjadi wahana untuk membangkitkan semangat kebersamaan antar pekerja dan meningkatkan kualitas hubungan industrial, tapi juga dapat melahirkan atlet sepak bola nasional seperti yang pernah terjadi pada Liga Sepakbola Karyawan (Galakarya).

“Selain untuk memperkuat iklim kondusif di lingkungan perusahaan, saya berharap Lipesia dapat melahirkan atlet sepak bola potensial dari kalangan pekerja,” kata Hanif melanjutkan.

Hanif menambahkan, penyelenggaraan Lipesia merupakan sebuah kegiatan yang sengaja diadakan untuk menyambut Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2018.

Diharapkan dengan mengisi May Day dengan berbagai kegiatan positif semacam Lipesia, pekerja, pengusaha dan pemerintah dapat menikmati suasana May Day yang penuh kegembiraan, damai dan positif.

“Melalui berbagai kegiatan positif seperti Lipesia, buruh tidak hanya berdemo saat memperingati Hari Buruh Internasional. Kemnaker mendukung berbagai kegiatan positif yang dilakukan untuk merayakan May Day baik sebelum dan setelah May Day,” katanya.

Lipesia diresmikan pertama kali di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (17/12/2017). Selain mendapatkan piala bergilir Presiden, para juara liga juga berhak mengantongi uang pembinaan.

Selain itu diberikan juga penghargaan kepada pemain dengan kategori Top Scorer, Best Player, dan Best Goalkeeper.

Menaker menegaskan, Lipesia tidak akan membebani perusahaan. Menurutnya, keikutsertaan dalam kompetisi ini justru bagian dari upaya untuk meningkatkan produktivitas dari pekerja dan perusahaan. Yakni hubungan industrial konduaif dan produktif.

“Lipesia ini juga jadi salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas hubungan industrial lebih produktif dan kondusif perusahaan,” ujarnya.

Sementara, inisiator Lipesia, Muhaimin Iskandar, menambahkan Lipesia dapat menciptakan hubungan yang realistis, lebih manusiawi, terintegrasi, kekeluargaan dan sportivitas khususnya bagi pekerja yang mayoritas menggemari olahraga sepakbola.

“Digelarnya Lipesia merupakan tonggak sejarah olahraga bagi para pekerja dan pengusaha,” kata Muhaimin pernah menjabat sebagai Menaker Periode 2009-2014.

Melalui Lipesia ini, Muhaimin mengharapkan hubungan industrial dibangun tidak melalui gaya industrial tapi juga bisa dibangun secara sangat efektif melalui olahraga.

“Moga-moga inisiasi Lipesia yang digarap oleh Menaker dan Menpora dan ditopang oleh seluruh stakeholder ketenagakerjaan mampu memberikan kemajuan besar bagi Indonesia,” kata lelaki yang akrab disapa Cak Imin. [dzk]



 

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya