Berita

Foto/Net

Bisnis

Kementerian BUMN Ubah Struktur Organisasi Pertamina

Harapkan Ada Peningkatan Pelayanan
RABU, 14 FEBRUARI 2018 | 11:31 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melaku­kan penyerahan surat keputusan (SK) Menteri BUMN terkait restrukturisasi organisasi PT Pertamina (Persero).

Melalui SK-39/MBU/02/2018 tersebut, struktur organisasi PT Pertamina berubah dengan adanya penghapusan Direk­torat Gas dan tambahan tiga direktorat baru, yaitu Direktorat Pemasaran Ritel, Direktorat Pe­masaran Korporasi dan Direk­torat Logistik Supply chain dan Infrastruktur.

"Direktorat Pemasaran Ritel dan Pemasaran Korporasi meru­pakan perubahan dari Direktorat Pemasaran sebelumnya," kata


Deputi Pertambangan, In­dustri Strategis, dan Media (PISM) Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, kemarin.

Dijelaskan Fajar, restrukturi­sasi organisasi ini berdasarkan hasil kajian dari Direksi Pertam­ina bersama Dewan Komisaris yang juga berkoordinasi dengan Kementerian BUMN sebagai pemegang saham.

Kajian dilakukan dengan melihat perkembangan bisnis Pertamina sekaligus berbagai masalah yang timbul dalam beberapa tahun terakhir.

"Kita memandang perlunya restrukturisasi. Dalam beberapa waktu terakhir terjadi kelang­kaan gas, permasalahan penyaluran BBM serta penugasan Pertamina di program BBM satu harga," sambung Fajar.

Dijelaskan Fajar lebih rinci, adanya restrukturisasi ini mem­buat Direktorat Gas Pertamina dihapuskan dan dilakukan pem­berhentian Direktur Gas Per­tamina Yenni Andayani.

"Direktur Pemasaran Ritel dan Pemasaran Korporasi se­mentara dijabat M Iskandar yang sebelumnya merupakan Direktur Pemasaran. Semen­tara, Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur dijabat Nicke Widyawati, yang juga Direktur SDM. Nanti akan ada pembenahan lagi, sekarang sementara dua jabatan dulu," kata Fajar.

Komisaris Utama Pertamina Tanri Abeng menambahkan, perubahan struktur organisasi ini mengikuti perkembangan jaman.

"Contohnya pemasaran, dulu pendekatan produk, sekarang fokus kepada pasar baik korporat maupun konsumen, makanya ada dua Direktorat pemasaran,"  kata Tanri.

Ia menilai, ini menjadi tugas berat bagi direksi. Dengan pe­rubahan paradigma ini, diharap­kan bakal meningkatkan mem­perbaiki pelayanan Pertamina kepada konsumen. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya