Berita

Emilia Nomleni/RMOL

Politik

Nomor Dua Untuk Emilia, Tanda Kemenangan Seorang Ibu

RABU, 14 FEBRUARI 2018 | 03:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Nomor dua dengan tanda victori merupakan perlambang perdamaian dan juga kemenangan. Nomor urut yang sama juga didapatkan Joko Widodo pada Pilpres 2014.

Demikian disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Pareira terkait pengambilan nomor urut di Pilkada Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh calon wagub Emilia Nomleni. Emilia menangis saat mengambil nomor urut untuk berlaga pada 27 Juni 2018. Datang sendirian tanpa pasangan, dia mendapat nomor urut dua.

Andreas mengatakan, Emilia adalah sosok perempuan tangguh dan merupakan satu-satunya calon kepala daerah perempuan yang diusung PDIP.


"Ibu Megawati menunjuk Ibu Emilia untuk berlaga dalam politik yang sangat maskulin. Karena beliau adalah perempuan yang luar biasa," jelasnya tentang ketua DPC PDIP Timor Tengah Selatan tersebut, Selasa (13/2).

PDIP berkeyakinan persoalan yang menjangkiti NTT selama ini seperti kemiskinan dan pedagangan manusia bisa efektif diselesaikan oleh pemimpin perempuan.

"Sebab, perbaikan NTT butuh kasih dan ketulusan hati seorang ibu. Sama seperti seorang ibu yang terus berjuang membesarkan anak-anaknya tanpa mengenal pamrih," papar Andreas.

Meski berlaga tanpa pasangan, PDIP tetap yakin Emilia akan berjuang semaksimal mungkin. Bergotong royong bersama mesin partai, relawan dan para simpatisan.

"Perjuangan politik kami tidak pernah mengenal kata menyerah. Sejarah telah membuktikan bahwa dalam kondisi sesulit apapun, di bawah tekanan dan intervensi kekuasaan Orde Baru kami tetap bisa bertahan," jelasnya.

"Kami akan berjuang sampai akhir dengan iman dan tekad untuk memenangkan Ibu Emilia. Demi pembangunan NTT yang sangat kami cintai," tegas Andreas. [wah]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya