Berita

Foto: KBRI di Dakar

Dunia

Indonesia Makin Populer Di Senegal

JUMAT, 09 FEBRUARI 2018 | 06:52 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Lagi-lagi Indonesia kembali mendapat apresiasi dari Pemerintah Senegal. Indonesia diundang sebagai tamu kehormatan pada Pameran Dagang Internasional Kaolack atau Foire Internationale de Kaolack (FIKA) ke-3 yang digelar pada 1-14 Februari di Provinsi Kaolack.

Tentu saja, kehadiran Indonesia di pameran yang digelar di provinsi berjarak sekitar 200 Km dari Dakar itu membuat citra Indonesia semakin baik di mata warga Senegal.

Dikampanyekan lebih dari setahun terakhir, partisipasi Indonesia pada FIKA tidak henti-hentinya diumumkan di radio-radio dan televisi Senegal. Alhasil, jumlah eksibitor yang ikut pameran pun melonjak hingga mencapai 700 eksibitor dibandingkan tahun sebelumnya.


Dikutip dari siaran pers Kedutaan Besar RI di Dakar, Perdana Menteri Senegal, Mahammed Boun Abdallah Dionne, secara khusus mengapresiasi kesediaan Indonesia menjadi negara tamu kehormatan. Hal itu dikatakannya saat membuka pelaksanaan FIKA.

Pemerintah Senegal mendukung penuh pelaksanaan FIKA mengingat Provinsi Kaolack berperan sebagai hub yang memiliki potensi sumber daya alam yang besar, serta merupakan salah satu wilayah termaju di Senegal.

Di hadapan ratusan tamu undangan, Duta Besar RI untuk Senegal, Mansyur Pangeran, mengatakan, kerja sama perdagangan Indonesia-Senegal dalam beberapa tahun terakhir telah meningkat pesat.

"Peningkatan ini tidak hanya dalam data statistik namun juga ditunjukkan dengan dapat dijumpainya dengan mudah berbagai produk Indonesia di pasar-pasar tradisional Senegal, seperti minyak kelapa sawit, furnitur, tekstil sabun dan deterjen, makanan, minuman, mie instan, dan produk elektronik," terang Dubes.

Dubes juga mengingatkan keseriusan pemerintah RI dalam meningkatkan kerja sama dengan negara-negara Afrika. Keinginan itu dicerminkan lewat rencana penyelenggaraan Indonesia-Afrika Forum di Bali, 10-11 April 2018.

Pada FIKA tahun lalu, stan Indonesia juga menjadi primadona pengunjung, terutama berkat produk mie instan (Mie Sedaap) yang disuguhkan. Kali ini, di hadapan Perdana Menteri Senegal, Dubes Mansyur memamerkan miniatur pesawat CN-235 kebanggaan Indonesia yang telah dibeli oleh Pemerintah Senegal.

Ketua kamar dagang dan industri Senegal juga menyampaikan apresiasinya kepada Indonesia. Ia menilai Indonesia sebagai negara yang pantas dijadikan model pembangunan bagi Senegal. Disampaikannya pula bahwa peluang produk halal Indonesia di Afrika, yang memiliki pasar 300 juta penduduk, memiliki potensi perdagangan mencapai 2,9 miliar dolar AS.

FIKA 2018 mengangkat tema "Halal: dari standar masyarakat menuju standar ekonomi". Peserta FIKA sebagian besar berasal dari 14 provinsi Senegal, lalu diikuti beberapa negara Afrika lainnya, antara lain Mali, Gambia, Benin, dan Burkina Faso. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya