Berita

Ahmad Yuslizar (tengah)

Bisnis

PGN Akuisisi Pertagas, Pro Ketahanan Energi Nasional

KAMIS, 08 FEBRUARI 2018 | 19:56 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Holding migas dipastikan berdampak positif bagi ketahanan energi nasional.

Semakin cepat Perusahaan Gas Negara (PGN) mengakuisisi Pertagas, maka semakin cepat muncul kebijakan-kebijakan sektor gas nasional yang menguntungkan semua pihak.

Ketua Forum Jurnalis Jakarta, Ahmad Yuslizar, membantah tuduhan akuisisi gas oleh PGN hanya menguntungkan salah satu pihak.


Sebaliknya, dia menilai penggabungan itu akan memangkas biaya pembangunan infrastruktur gas menjadi lebih efisien dan efektif.

"Sederhananya begini, membangun pipa kalau dilakukan dua perusahaan akan mahal pembangunan infrastrukturnya. Berbeda dengan satu perusahaan yang terintegrasi," kata Yos, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis (Kamis, 8/2).

Lebih lanjut Yos menegaskan, pemerintah bisa memiliki perusahaan gas yang kuat jika proses merger segera dilaksanakan. Ia yakin suara-suara sumbang yang muncul tidak mewakili suara mayoritas. Kritik boleh didengar, tetapi akuisisi jalan terus. Target pun harus diputuskan.

"’Saya dengar Maret ini ya. Jalan teruslah karena semangat pembentukan holding migas ini untuk mencegah dualisme pengelolaan hilir gas bumi domestik. Pembentukan holding migas ini tentu sebagai salah satu cara menghindari duplikasi pengelolaan hilir gas bumi," tuturnya.

Yos melanjutkan, berangkat dari diskusi dengan sesama jurnalis dia melihat holding ini akan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur gas yang terintegrasi.

"Penyatuan ini dapat mencapai distribusi gas yang lebih merata," pungkas Yos. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya