Berita

Foto/Net

Hukum

Polisi: Jangan Tergiur Tarif Murah Umrah

PT SBL Telantarkan 12.645 Calon Jemaah
JUMAT, 02 FEBRUARI 2018 | 16:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Biro perjalanan haji dan umrah kembali bermasalah. Kali ini, penyelenggara ibadah haji plus dan umrah PT. Solusi Balad Lumampah (SBL) yang menelantarkan 12.645 orang calon jemaah umrah.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol. Setyo Wasisto mengimbau kepada msayarakat agar tidak tergiur oleh rayuan tarid perjalanan umroh ke Tanah Suci yang murah atau tidak masuk akal.

"Karena kita tahu bahwa tiket pesawat saja ke Saudi Arabia sudah cukup mahal, kemudian biaya hidup disana kalau masyarakat ditawari di bawah harga (minimal Rp 20 juta), pasti akan ada pertanyaan, pasti dia akan ada masalah," kata Setyo di kantor Mabes Polri, Jakarta, Jumat (3/2).


Untuk itu, polisi bakal melakukan langkah selanjutnya dengan melakukan penyelidikan untuk mengetahui modus operandi biro perjalanan umrah asal Bandung tersebut.

"Selanjutnya penyidikan nanti kita akan dapatkan modus operandinya," terang Setyo.

Dengan begitu pihaknya bisa memberikan masukan-masukan kepada Kementrian Agama atau lembaga terkait yang mengurusi umrah dengan harapan bisa menjadi evaluasi sistem penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

"Karena umrah haji agar tidak disalahgunakan oleh orang-orang tertentu kemudian untuk menarik dengan harga murah," pungkas Setyo.

Kasus ini telah ditangani oleh Polda Jawa Barat, sejauh ini polisi sudah menetapkan dua orang tersangka yaitu satu orang direksi atas nama AJW dan seorang staf yakni ER. Mereka diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan pencucian uang hingga Rp 300 miliar.

Divisi Konvensional PT SBL disebut telah menerima pendaftaran calon jemaah umrah sebanyak 30.237 orang dan calon jemaah haji plus sebanyak 117 orang. Dari total calon jemaah umrah yang sudah mendaftar baru sekitar 17.383 orang yang sudah diberangkatkan. Sisanya sebanyak 12.645 orang calon jemaah belum diberangkatkan. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya