Berita

Bom peninggalan Perang Dunia II di Hong Kong/BBC

Dunia

Bom Peninggalan Perang Dunia II Berhasil Dijinakkan Di Hong Kong

JUMAT, 02 FEBRUARI 2018 | 08:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi Hong Kong berhasil menjinakkan sebuah bom Perang Dunia II yang rusak parah yang ditemukan di lokasi konstruksi di daerah komersial yang sibuk.

Akibatnya, lebih dari 4.000 orang terpaksa mengungsi dan jalanan ditutup saat para ahli bekerja semalaman untuk melucuti bahan peledak bekas perang seberat 450 kilogram.

Ini adalah bahan peledak kedua yang ditemukan di Hong Kong dalam waktu seminggu terakhir. Bom serupa dijinakkan pada hari Sabtu pekan lalu di wilayah yang sama.


Diidentifikasi bahwa bahan peledak jenis AN-M65 dibuat oleh Amerika Serikat dan jatuh di Hong Kong yang diduduki Jepang selama Perang Dunia ke-2.

Dimuat BBC, Hong Kong sendiri merupakan sebuah koloni Inggris pada saat Perang Dunia II berlangsung. Wilayah itu diduduki oleh pasukan Jepang antara tahun 1941 dan 1945, dan merupakan lokasi pertempuran sengit antara penjajah dan pasukan Inggris dan Sekutu.

Bom yang ditemukan pada hari Rabu ditemukan tertanam di lokasi konstruksi di distrik sibuk Wan Chai

Polisi menutup bagian-bagian distrik dan menangguhkan layanan feri melintasi Pelabuhan Victoria saat operasi tersebut berlangsung. Bom ditemukan dalam kondisi rusak parah dan posisi bom tersebut menyulitkan peralatan untuk mencapainya. [mel]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya