Berita

Sigit Yugoharto/Net

Hukum

Berbelit-belit, Pejabat Jasa Marga Ditegur Hakim

Kesaksian Soal Suap Harley
JUMAT, 02 FEBRUARI 2018 | 08:16 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Senior Officer Traffic Control Jasa Marga, M Icksan Kartika mengungkapkan motor Harley Davidson untuk auditor Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Sigit Yugoharto dibeli dari hasil patungan.

Pengakuan itu disampaikan Icksan di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin. Ia bersaksi untuk perkara Setia Budi, General Manager Jasa Marga Cabang Purbaleunyi.

Awalnya, Icksan enggan buka-bukaan soal pembelian motor gede untuk Sigit. Jaksa akhirnya membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Icksan ketika diperiksa penyidik KPK.


Dalam BAP, Icksan mem­berikan keterangan mengenai pertemuan di rumah Setia Budi. Pertemuan membahaspatungan uang untuk membeli Harley Davidson. "Disepakati uang motor Rp 75 juta dari Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek dan Rp 40 juta dari Jasa Marga Cabang Purbaleunyi, benar itu?" tanya jaksa. "Benar,"  jawab Icksan.

Tapi ketika diminta men­jelaskan lebih detail mengenai pertemuan itu, Icksan ogah berterus terang. Majelis hakim pun menegur Icksan karena dianggap berbelit-belit.

"Lucu juga ya, sudah jan­jian membahas perjanjian kok tidak tahu isi pembicaraan. Masak ngobrol yang lain-lain. Biar cepat, biar fokus, ngalor-ngidul yang jelas," tegur ha­kim kepada Icksan.

Jaksa KPK juga mengingat­kan Icksan sudah disumpah. Jika memberikan keterangan palsu, bisa dipidana. Icksan akhirnya bicara jujur.

Ia menyebut Setia Budi meminta Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek patungan membeli Harley. "Yang saya dengar itu kontribusi itu saja. Kontribusi untuk pembelian sepeda motor," ujar Icksan.

Motor Harley untuk Sigit dibeli dari Indra Kharisma. Indra yang juga dihadirkan di sidang ini, mengungkap­kan Sigit mengontaknya via Facebook. "Pak Sigit datang ke rumah tanggal 17 Agustus (2017)," tuturnya.

Sigit mengutarakan hendak membeli motor Harley untuk anaknya. "Pertama dia men­gaku Haji Sigit. Bilangnya dia pengacara minat motor saya," ujar Indra.

Setelah nego, Sigit akan mem­beli motor Indra dengan harga Rp 115 juta. Pembayaran dilaku­kan Jasa Marga. Jurry Oktavizar, staf Jasa Marga Cabang Cawang-Tangerang-Cengkareng (CTC) mengaku disuruh mengambil motor dan menandatangani kuitansi pembelian.

Jurry disuruh bosnya, Cucup Sutrisna. Ia mendengar kabar motor itu dibeli Setia Budi untuk diserahkan ke Sigit. ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya