Berita

Trump/Net

Global

Taliban: Trump Tolak Pembicaraan, Perang Terus Berlanjut

JUMAT, 02 FEBRUARI 2018 | 07:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

b>RMOL. Langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang pada awal pekan ini menyatakan menolak pembicaraan dengan Taliban hanya akan memicu lebih banyak serangan dan akan memperparah perang.

Menanggapi keputusan Trump, Taliban mengatakan bahwa perang akan meningkatkan kerugian manusia dan finansial tentara Amerika Serikat.

Mullah Abdul Salam Zaeef, mantan duta besar Taliban untuk Pakistan, mengatakan bahwa tidak akan ada solusi untuk perang di negara tersebut jika tidak ada pembicaraan dengan Taliban.


"Keputusan Amerika Serikat untuk menekan Taliban dengan memerangi mereka hanya akan mengakibatkan pertumpahan darah lebih banyak. Hal ini perlu dipecahkan melalui dialog yang tepat," kata Zaeef seperti dimuat Al Jazeera.

"Kami tahu bahwa Taliban akan berperang seperti yang terjadi selama beberapa dekade terakhir, jadi yang penting sekarang adalah mendengarkan lebih banyak, berbicara lebih banyak," sambungnya.

"Biarkan negara ini memutuskan untuk dirinya sendiri sesuai dengan budaya dan agamanya sendiri. Amerika Serikat akan menghadapi kegagalan jika mereka memutuskan untuk tinggal dan bertarung lebih banyak," tutupnya.

Taliban sendiri diketahui telah memimpin pemberontakan bersenjata sejak digulingkan dari kekuasaan oleh pasukan pimpinan AS di Afghanistan. 2001.[mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya