Berita

Hukum

KASUS JAPIREX

Sandiaga Yakin Tak Jadi Tersangka, Pelapor Sudah Terima Kompensasi

SELASA, 30 JANUARI 2018 | 19:32 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno telah menjalani pemeriksaan sebagai terlapor kasus dugaan penggelapan lahan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (30/1).

Sandi yakin tidak terlibat dalam persoalan yang dituduhkan padanya meskipun kali ini adalah pemeriksaan ketiga yang dijalaninya.

"Saya gak terlibat dan saya khusnudzon bahwa ini adalah proses (hukum) yang harus kita dukung," ujarnya di Mapolda Metro Jaya.


Sandi mengatakan sebidang tanah di Jalan Raya Curug Tangerang Selatan yang dijual merupakan milik PT Japirex. Ia juga menyebut bahwa Djonny Hidayat telah menerima kompensasi terkait penjualan lahan.

"Tanah itu sudah puluhan tahun milik PT Japirex. Jadi waktu diliquidasi, PT Japirex sudah menjual dan pak Djonny sudah menyetujui, dan pak Djonny sudah menerima kompensasi sebagai bagian dari liquidasi," paparnya.

Kendati demikian, Sandi enggan menjawab saat dikonfirmasi Djonny tidak pernah menerima kompensasi dalam bentuk apapun. Sandi bersikeras lahan yang dijual bukanlah milik Djonny walaupun faktanya sertifikat tanah tersebut atas nama Djonny.

"Semua aset milik perusahaan, semuanya sudah mengacu kepada proses hukum yang berlaku," ujarnya.

Djonny Hidayat, pelapor kasus tersebut, termasuk jajaran direksi PT. Japirex. Sementara Sandi adalah salah satu pemegang saham dan komisaris utama di perusahaan itu. Sandi mengatakan peralihan aset milik Djonny kepada PT Japirex merupakan proses dari keputusan liquidasi yang telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku

"Aset yang dimiliki oleh PT Japirex diputuskan seiring dengan keputusan liquidasi, itu sudah mengacu kepada ketentuan perundang-undangan dan hukum," jelasnya.

Tahun 1992, PT Japirex dilikuidasi. Tim likuidasi memutuskan untuk menjual aset-aset perusahaan, salah satunya sebidang tanah di kawasan Curug, Tangerang yang dijual Rp 8 miliar.

Dalam laporannya, Djonny Hidayat mempersoalkan tanah tanah yang ikut dijual tersebut adalah miliknya.

Dalam kasus ini polisi telah menetapkan Andreas Tjahyadi, rekan Sandi di PT Japirex, sebagai tersangka.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya