Berita

Dunia

2017 Jadi Tahun Terburuk Serangan Asam Di London

SABTU, 27 JANUARI 2018 | 11:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tahun 2017 merupakan tahun terburuk serangan asam di London.

Data dari London Metropolitan Police menunjukkan ada peningkatan tajam dalam serangan asam sepanjang tahun lalu dengan 465 serangan yang tercatat. Angka itu naik dari 395 pada tahun sebelumnya dan 255 pada tahun 2015.

Secara keseluruhan, serangan meningkat enam kali lipat selama enam tahun terakhir.


London sendiri diketahui telah menjadi ibukota dunia untuk serangan asam yang umumnya terjadipada pria muda dan geng jalanan.

Kasus serangan asam memicu perdebatan di Parlemen Inggris, di mana anggota parlemen mempertimbangkan untuk melarang penjualan cairan yang sangat korosif kepada anak di bawah umur dan merombak undang-undang seputar kepemilikan asam.

Namun polisi mengatakan produk yang mudah didapat seperti pengeringan dan pembersih oven juga sering digunakan dalam serangan.

Sekretaris Rumah Inggris Amber Rudd sebelumnya menyerukan hukuman seumur hidup untuk serangan asam serius, dengan alasan bahwa serangan semacam itu sering menghancurkan korban jiwa.

Masih dalam data polisi yang sama, seperti dimuat CNN, tambahan dari 11 bulan pertama tahun 2017 menunjukkan bahwa serangan tersebut sebagian besar merupakan masalah di antara laki-laki muda.

Lebih dari 75 persen tersangka penyerang dan sekitar 60 persen korban berusia antara 10 dan 29 tahun. Dari segi jenis kelamin, 71 persen penyerang dan 72 persen korban adalah laki-laki. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya