Berita

Nikki Haley/The Guardian

Dunia

Disebut Jadi Selingkuhan Trump, Dubes AS Untuk PBB: Itu Isu Menjijikkan

SABTU, 27 JANUARI 2018 | 10:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley membantah rumor mengenai perselingkuhan dengan Presiden Donald Trump.

Haley yang juga adalah mantan gubernur South Carolina, menyebut rumor tersebut sangat ofensif dan menjijikkan.

Rumor tersebut diketahui menyebar secara online dan di Washington setelah publikasi sebuah buku berjudul "Fire and Fury" yang ditulis oleh oleh wartawan Michael Wolff. Dia mengatakan bahwa Trump benar-benar berselingkuh. Ada dugaan kuat bahwa Wolf merujuk pada Haley dalam menggambarkan perselingkuhan tersebut.


"Ini sama sekali tidak benar," kata Haley dalam sebuah wawancara dengan Politico.

Dia mengatakan bahwa Wolff telah membuat kesalahan faktual mendasar dalam bukunya, ketika dia menulis bahwa "presiden telah menghabiskan banyak waktu pribadi dengan Haley di Air Force One".

"Saya benar-benar pernah berada di Air Force One dan ada beberapa orang di ruangan itu saat saya di sana," kata Haley.

Haley menambahkan bahwa isu perselingkuhan dengan presiden itu sesuai dengan pola serangan terhadap wanita sukses.

"(Wolff) mengatakan bahwa saya telah banyak berbicara dengan presiden di kantor Oval tentang masa depan politik saya. Saya tidak pernah pernah berbicara dengan presiden tentang masa depan saya dan saya tidak pernah sendiri bersamanya," sambung Haley.

Isu soal perselingkuhan Trump dengan Haley adalah rumor kedua yang muncul bahwa presiden telah melakukan perselingkuhan di luar nikah.

Sebelumnya pada bulan Januari sebuah wawancara diterbitkan di mana Stephanie Clifford, yang tampil dalam film porno dengan nama Stormy Daniels, mengatakan bahwa dia berselingkuh dengan Trump sesaat setelah pernikahannya dengan Melania Trump. Demikian seperti dikutip The Guardian. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya