Berita

Hukum

Oknum Brimob Penembak Kader Gerindra Belum Diperiksa

JUMAT, 26 JANUARI 2018 | 14:26 WIB | LAPORAN:

Kepolisian memastikan terus mengusut kasus penembakan kader Partai Gerindra Fernando Alan Joshua Wowor oleh oknum anggota Brimob Briptu Ridho.

Menurut Kepala Divisi Propam Polri Irjen Martuani Sormin, penyidik belum memintai keterangan pelaku, lantaran anggota Brimob Kelapa Dua, Depok tersebut masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Kita masih koordinasi dengan Bidang Propam Brimob untuk pemeriksaan internal, tapi orangnya kan belum bisa bicara," jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/1).
 

 
Martuani mengatakan, insiden penembakan kader Gerindra oleh Briptu Ridho berlatar masalah pribadi semata, tidak ada kaitan dengan politik.

Di sisi lain, setiap anggota Polri yang dilengkapi surat dinas memang diperbolehkan untuk membawa senjata meski tidak sedang menjalankan tugas.

"Setiap anggota yang memiliki senjata dilengkapi surat dinas itu pasti dia melekat, khususnya senpi genggam. Dengan izin yang dia miliki pasti dia bawa," papar Martuani.

Fernando Alan Joshua Wowor ditembak oleh pelaku saat terjadi selisih paham di area parkir tempat hiburan malam Lipps Club, Jalan Sukasari, Bogor, Sabtu dini hari (20/1). Fernando yang juga pengawal pribadi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto meninggal dunia lantaran dadanya tertembus timah panas. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya