Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Trump Bersiap Beri Kewarganegaraan Pada 1,8 Juta Imigran Tak Berdokumen

JUMAT, 26 JANUARI 2018 | 07:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gedung Putih merilis rencana imigrasi yang memungkinkan 1,8 juta orang menjadi warga negara Amerika Serikat dengan imbalan pendanaan untuk pembangunan dinding perbatasan.

Kerangka rancangan ini, seperti dimuat BBC, dijelaskan oleh kepala kebijakan Gedung Putih Stephen Miller dalam sebuah seruan konferensi kepada pihak Republik sebelum perundingan legislatif dengan Demokrat (Kamis, 25/1).

RUU yang diusulkan, yang akan diresmikan pada awal pekan depan meminta anggaran sebesar 25 milyar dolar AS untuk dana untuk dinding di perbatasan Meksiko.


Miller dilaporkan menggambarkan rencana Gedung Putih sebagai "konsesi dramatis".

Cetak biru tersebut menetapkan jalur 10-12 tahun menuju kewarganegaraan bagi 1,8 juta orang.

Angka itu termasuk untuk sekitar 700.000 yang disebut "Pemimpi" atau imigran yang secara ilegal memasuki Amerika Serikat sebagai anak-anak dan terlindungi dari deportasi di bawah program era Obama yang disebut dengan Deferred Action for Childhood Arrivals (Daca).

Sementara sekitar 1,1 juta lainnya adalah imigran yang tidak mengajukan permohonan untuk Daca namun berhak mengikuti skema ini.

Kerangka kerja Gedung Putih juga berusaha mengakhiri dua inisiatif lain yang sering dikritik oleh Presiden Donald Trump. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya