Berita

Helmiati Basri

Helmiati Basri: Pelatihan Berbasis Kompetensi Untuk Penguatan Kualitas SDM

SELASA, 23 JANUARI 2018 | 10:01 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Program Competency Based Training (CBT) atau Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi (PBK) mulai digelar Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi tahun ini. Tahap satu, program CBT diikuti 576 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Program CBT bertujuan meningkatkan penguatan kualitas dan kompetensi  Sumber Daya Manusia  (SDM) Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala  BBPLK Bekasi  Helmiati Basri saat membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap I Tahun 2018 di BBPLK, Bekasi, Jawa Barat, Senin (22/1).


Menurut Helmiati Basri pelatihan kerja berbasis kompetensi merupakan wujud nyata program perluasan kesempatan kerja melalui pembinaan pelatihan keterampilan kerja pada masyarakat sekaligus upaya mempercepat pengurangan pengangguran.

“Untuk itu, pemerintah mempercepat pelaksanaan program pelatihan berbasis kompetensi untuk penigkatan penguatan kualitas dan kompetensi  Sumber Daya Manusia  (SDM) Indonesia," katanya.

Dalam arahannya, Helmiati mengatakan  program berbasis kompetensi ini dapat dimaknai sebagai upaya pemberian kemampuan pelatihan kerja  kepada warga masyarakat yang membutuhkan keterampilan  sebagai bekal untuk bekerja atau berwirausaha.

Di era globalisasi saat ini, lanjut Helmiati, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi  semakin berkembang pesat. Hampir setiap saat, perubahan itu selalu terjadi pada setiap sektor kehidupan masyarakat.

Sementara di sisi lain,  disepakatinya Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN atau bahkan Kawasan Asia (AFTA) dan juga memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menjadi permasalahan sekaligus tantangan tersendiri yang harus dihadapi bersama.

Pemerintah terang Helmiati, menyadari bahwa peningkatan SDM merupakan salah satu kunci dalam mengatasi permasalahan ketenagakerjaan. Juga dalam upaya menghadapi persaingan bebas Asean atau dikenal dengan istilah MEA.

"Kita optimis dengan pelatihan ini, para peserta  nantinya akan dapat sukses dan memiliki skill untuk menjadi calon tenaga kerja terampil dan lebih dapat diterima oleh dunia industri," katanya.

Untuk membekali wasasan peserta PBK, Kata Helmiati, pihaknya menerapkan tidak hanya dari sisi Kemampuan Teknis semata (Hard Skill), tapi juga dibekali wawasan industri, etika dan motivasi atau yang biasa kita sebut dengan Softskill yakni kemampuan Interpersonal.

Diakhir, Helmiati berpesan kepada peserta PBK agar dapat mengikuti seluruh tahapan dan proses pelatihan ini secara serius dan sungguh-sungguh.

“Ikuti dengan baik pelatihan yang akan berjalan ini, karena ilmu dan keterampilan merupakan investasi masa depan yang tidak ternilai harganya. Manfaatkan kesempatan ini untuk masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

Dalam acara itu, Kepala  BBPLK Bekasi  Helmiati Basri secara simbolis meyematan tanda peserta kepada empat peserta PBK yang berasal dari empat kejuruan untuk bidang Elektronika, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Refrigeration (mesin pendingin) dan Pariwisata. Penyematan menandai  dimulainya program PBK. [dzk]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya