Berita

Setyo/net

Hukum

Mabes Polri: Anggota Brimob Tembak Kader Gerindra, Tunggu Kronologi Versi Independen

SENIN, 22 JANUARI 2018 | 20:15 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mabes Polri mengakui masih mendalami kasus ditembaknya kader Gerindra Fernando Wowor oleh anggota Brimob di Lipps Club Bogor, Sabtu (20/1) lalu.

"Tentunya kita melihat kronologis yang sejelas jelasnya bukan kronologis versi A dan versi B," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Senin (22/1).

Artinya, lanjut Setyo, dengan mendalami kronologis secara independen, Polri berharap dapat melihat faktor penyebab pemicu pertengkaran tersebut.  


"Saya tidak mengatakan si A dan si B. Tapi secara umum saya katakan Polisi menyidik liat kronologis dulu. Prosedurnya seperti itu," jelas Setyo.

Kendati demikian, Setyo tak bisa menguraikan teknis penyidikan karena hal tersebut merupakan kewenangan dari penyidik.

"Apalagi subtansinya, saya tidak akan sampaikan tapi ingin saya sampaikan sementara sedang diproses kasus posisinya seperti apa. Saksi semua diminta keterangan, si A, B dan C melihat ini. Karena malam itu banyak orang," pungkas Setyo.

Untuk kasus penembakan ini, Setyo belum mengetahui apakah kasusnya masih ditangani oleh Polres Bogor atau sudah diambilalih oleh Polda Jawa Barat.

Sementara itu, kata Setyo, Anggota Brimob yang menembak Fernando Brigadir Satu Ahmad Ridho saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Polri karena mengalami luka-luka.

"Sekarang dia ada beberapa patah tulang. Dan geger otak," demikian Setyo. [san]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya