Berita

RMOL

Nusantara

Kadisdik Kota Bekasi Klaim Fasilitas Pendidikan SGD Sudah Terpenuhi

JUMAT, 19 JANUARI 2018 | 22:12 WIB | LAPORAN:

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi menilai, SMPN 27 Bekasi yang ditetapkan sebagai Sekolah Garis Depan (SGD) oleh Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) sejak tahun 2016 lalu, saat ini telah memenuhi standar yang ditetapkan. Hal itu disampaikannya usai meninjau sekolah tersebut.

"Pasca ditunjuk sebagai SGD dua tahun lalu, seluruh sarana dan prasarana pendidikan SMPN 27 Bekasi di Komplek PU, Jalan Sapta Taruna, Sumur Batu, Bantargebang, sudah terpenuhi," kata Kadisdik Kota Bekasi, Jumat (19/1).

Bahkan, menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Alie Fauzi, bangunan sekolah ini, nyaris seluruhnya berlantai tiga. Biaya pembangunan ruang kelas sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.


SGD merupakan sekolah di daerah perbatasan guna mendukung program Nawacita, melalui sarana dan prasarana serta Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih baik.

"Sekolah Garis Depan ini bertujuan supaya masyarakat yang tinggal didaerah perbatasan bisa mendapatkan pendidikan dengan sarana dan prasarana pendidikan sudah lengkap," terang Alie.

Selain pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan, kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) tanaga pengajar di SMPN 27 Bekasi ini juga telah memenuhi standar kompentensi guru.

Karena itu, Alie menekankan agar sarana parasarana pendidikan maupun kompetensi tenaga pendidik maupun kependidikan di sekolah garis depan semakin ditingkatkan.

“Selain sarana prasarana pendidikan yang sudah cukup bagus, standar kompetensi para gurunya juga sangat mendukung. Sarana prasarana dan kompetensi SDM  nya diharapakan terus ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Meskipun letak SMPN 27 Bekasi tidak jauh dengan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang namun, masyarakat khususnya yang berada di daerah perbatasan, dapat mengenyam pendidikan melalui sekolah ini.

"Dengan Konsep SGD, diharapkan nantinya tidak ada lagi anak putus sekolah di usia belajar di Indonesia," tukasnya. [san]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya