Pengelola Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan sampai saat ini telah memberikan pelayanan pengobatan terbaik kepada seluruh korban yang jatuh atau tertimpa mezanin Tower 2 Gedung BEI.
Sejak Senin (15/1), pengelola gedung BEI sudah melakukan pengecekan kondisi seluruh korban dan menyatakan keprihatinan serta mendoakan agar mereka segera cepat sembuh.
Selain itu, pengelola gedung BEI juga menjumpai manajemen rumah sakit untuk menyampaikan bahwa pihaknya bertanggung jawab penuh atas biaya pengobatan seluruh korban.
"Prioritas kami memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh korban. Kami menugaskan tim di rumah sakit dibantu relawan Artha Graha Peduli untuk mengurus segala kebutuhan para korban," ujar Director of Cushman and Wakefield Indonesia (pengelola Gedung BEI), Farida, dalam keterangan pers, Jumat (19/1).
Farida menuturkan, selain menjamin biaya pengobatan dan perawatan di rumah sakit, pengelola gedung juga menanggung transportasi serta akomodasi orang tua dari para korban yang ingin menjenguk anak-anaknya. Mayoritas para keluarga korban ini berasal dari Palembang, Sumatera Selatan.
"Orangtua dari mahasiswa dan mahasiswi di Palembang yang mau menjenguk anaknya di rumah sakit, silakan hubungi kami di Lobi Utama Gedung BEI. Kami fasilitasi penerbangan pulang pergi hingga penginapan di hotel,†ungkapnya.
[ald]